Ekobiz
Begini Strategi Prabowo Putus Rantai Kemiskinan untuk Anak Bangsa
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang cerah, berkat upaya pemerintah dalam mengelola negara dengan baik.
Dalam acara “Peluncuran Mekanisme Baru Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah” di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Kamis (13/3), ia menegaskan komitmen pemerintah untuk bekerja keras demi kesejahteraan rakyat.
“Setapak demi setapak, kita mohon beri kesempatan, kami kerja siang malam, tidak ada Sabtu Minggu dengan tujuan ingin meningkatkan penghasilan rakyat Indonesia, menghilangkan kelaparan, dan kemiskinan,” ujar Prabowo yang dikutip Holopis.com.
Prabowo juga menekankan pentingnya memutus rantai kemiskinan, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
“Anak orang miskin, tidak boleh miskin. Dia harus bangkit dan dia yang bantu orang tuanya nanti. Kita punya strateginya,” tegasnya.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah memangkas regulasi yang berbelit terkait distribusi pupuk subsidi.
“Sekarang kita potong dari pabrik langsung ke kelompok petani, nggak ada lagi muter-muter sampai nggak jelas ujungnya di mana,” tambahnya.
Selain itu, Prabowo memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari hak rakyat.
“Kita bertekad jangan macam-macam padahal alasannya itu untuk di sini mungut, di sini mungut, di sini mungut, akhirnya sampai ke petani, petaninya teriak,” katanya.
Lebih jauh, Prabowo menegaskan pentingnya membina generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar.
“Indonesia cerah dan kita akan kelola dengan baik. Binalah kampus-kampus kita supaya benar-benar mengabdi kepada rakyat. Waspada, jangan sampai mahasiswa kita dihasut,” ujarnya.
ARTIKEL TERKAIT
- Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Aragon 2024, Usai Melibas 11 Lap
- Fary Francis Pilih Jalankan Tugas Prabowo Kawal ASABRI Ketimbang Cagub NTT
- Alasan Partai Garuda Pilih Prabowo Presiden 2024
- Presiden Prabowo Pasang Badan di Polemik Whoosh
- Jelang Pelantikan Presiden, Polri Lakukan Sterilisasi Gedung DPR