Tekno
Asus Ubah Arah Bisnis, Smartphone Tak Lagi Jadi Andalan
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Asus memastikan dalam waktu kedepan, lini smartphone tidak akan diperluas. Perusahaan teknologi asal Taiwan itu memilih mengubah arah strategi bisnisnya dengan fokus pada pengembangan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI) dan robotika.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, dalam pertemuan karyawan akhir tahun yang digelar di Taipei Nangang Exhibition Centre, sebagaimana dilaporkan Gizmochina, Senin.
Dalam forum tersebut, Jonney menegaskan Asus tidak akan menambah model smartphone baru maupun memperkenalkan kategori produk tambahan di segmen ponsel pintar, seperti dikutip Holopis.com dari Gizmochina, Selasa (20/1/2026).
Langkah ini sekaligus menjawab spekulasi yang muncul beberapa pekan terakhir terkait absennya peluncuran smartphone Asus tahun ini.
Kebijakan tersebut menandai perubahan strategi jangka panjang, bukan sekadar penundaan sementara di tengah ketatnya persaingan pasar.
Meski tidak lagi agresif di bisnis smartphone, Jonney memastikan Asus tetap berkomitmen mendukung pengguna yang sudah ada. Layanan purnajual, pembaruan, serta kewajiban terhadap konsumen akan tetap dijalankan seperti biasa.
Namun, Asus tidak lagi menjadikan peningkatan volume penjualan smartphone sebagai prioritas utama.
Menurut manajemen, pasar smartphone saat ini dinilai semakin kompetitif dengan tekanan margin yang tinggi. Karena itu, Asus memilih mengalihkan fokus bisnis ke sektor yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang lebih besar.
Ke depan, Asus akan meningkatkan investasi pada perangkat keras berbasis AI, termasuk mesin cerdas, robotika, dan sistem edge computing yang mampu beroperasi dengan intervensi manusia minimal.
Perusahaan menyebut arah baru ini sebagai pengembangan produk “physical AI”, yakni integrasi AI langsung ke perangkat fisik.
Strategi tersebut juga mencakup penguatan bisnis server AI, sistem kelas enterprise, serta platform terintegrasi yang memadukan desain perangkat keras dengan perangkat lunak AI canggih.
Dengan perubahan ini, bisnis smartphone Asus tetap berjalan, namun tidak lagi menjadi motor utama pertumbuhan. Asus kini bersiap memasuki babak baru sebagai pemain teknologi yang berorientasi pada AI dan solusi masa depan.
ARTIKEL TERKAIT
- Poco F7 Resmi Hadir! Spek Gahar, Baterai Jumbo dan Layar AMOLED
- Komdigi Gaet 35 Mitra Strategis, Indonesia Siapkan Lompatan Talenta Digital
- Roblox Rilis Fitur AI Rephrase Chat, Kata Kasar Otomatis Diubah Jadi Lebih Sopan
- Update Harga iPhone per November 2023
- PHK Besar Meta Dimulai Mei 2026, Restrukturisasi Fokus ke AI