Polhukam
AHY Ajak Semua Jaga Stabilitas Politik
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui langsung Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan tatap mata tersebut, AHY dan Prabowo membahas hal penting, yakni soal strategi kebangsaan.
“Sore tadi, saya kembali berkoordinasi ketat dengan pak Prabowo, mendiskusikan isu-isu strategis kebangsaan ke depan,” kata AHY dalam keterangannya, Rabu (20/3) yang dikutip Holopis.com.
Kemudian, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut menekankan, bahwa semua pihak harus bersama-sama menjaga stabilitas politik, khususnya pasca penetapan hasil rekapitulasi suara nasional oleh KPU RI.
“Mari kita jaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Sehingga, transisi kepemimpinan ke depan bisa berjalan lancar, aman dan demokratis,” ujarnya.
AHY mengajak semua pihak bekerja sama untuk mewujudkan harapan itu, khususnya untuk para partai politik di Koalisi Indonesia Maju.
“Mari kita kawal bersama,” pungkasnya.
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa KPU telah menyelenggarakan proses sidang rapat pleno terbuka penetapan hasil pemilu 2024 tingkat nasional pada hari Rabu, 20 Maret 2024 malam.
Hal ini merujuk pada jumlah perolehan suara Pilpres secara nasional sebanyak 164.227.475 suara.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Hasyim Asyari membacakan berita acara hasil rekapitulasi suara nasional di hadapan para saksi dan perwakilan peserta pemilu, hingga pemerintah dan pimpinan lembaga terkait.
Hasilnya, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (Prabowo – Gibran) mendapatkan suara terbanyak. Berikut adalah hasil suaranya ;
1. Anies Baswedan – Cak Imin : 40.971.906 suara,
2. Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka : 96.214.691 suara,
3. Ganjar Pranowo – Mahfud MD : 27.040.878 suara
ARTIKEL TERKAIT
- Ribuan Petugas Pemilu 2024 Jatuh Sakit Usai Bertugas
- Prabowo Tiba di Malang Siap Hadiri Harlah 100 Tahun NU di Gajayana
- Hak Angket Dinilai Sebagai Upaya Serobot Wewenang MK
- Fernando EMas Sebut Pemilu Damai Tak Hanya Tanggung Jawab Polisi
- Lingkar Nusantara Ajak Masyarakat Hormati Putusan MK soal Sengketa PHPU