Banjir Bandang Rusak Jaringan Air Padang, SPAM Guo Kuranji Jadi Prioritas

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banjir bandang yang menerjang Kota Padang pada 9–10 Oktober 2026 turut merusak infrastruktur penyediaan air minum. Pemerintah kini mempercepat penanganan darurat dan perbaikan sejumlah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar layanan air bagi masyarakat terdampak bisa segera pulih.

Salah satu fasilitas yang menjadi prioritas adalah SPAM Guo Kuranji. Sistem dengan kapasitas produksi 80 liter per detik ini melayani sekitar 10.000 sambungan rumah, sehingga kerusakannya berpotensi mengganggu pasokan air bagi masyarakat di wilayah pelayanannya.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan identifikasi kerusakan sekaligus menentukan fasilitas yang perlu segera ditangani.

Penanganan darurat menjadi langkah awal sebelum perbaikan permanen dilanjutkan sesuai tingkat kerusakan dan kondisi di lapangan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan fisik infrastruktur. Akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar juga harus menjadi perhatian.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody, ditulis Kamis (15/10).

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pemulihan layanan air minum agar masyarakat bisa kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah banjir.

SPAM Guo Kuranji Kembali Rusak

Kerusakan cukup serius terjadi pada SPAM Guo Kuranji. Banjir menyebabkan bangunan pengambilan air baku mengalami kerusakan hingga jebol. Sejumlah jaringan pipa transmisi juga dilaporkan terputus.

Perbaikan fasilitas tersebut dilaksanakan oleh PT Hutama Karya. Pekerjaan mencakup perbaikan bangunan, mercu bendung, serta sayap bangunan SPAM dan mercu yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Proses perbaikan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan agar fungsi infrastruktur dapat dipulihkan secara bertahap.

Penanganan kali ini juga menjadi perhatian karena SPAM Guo Kuranji sebelumnya terdampak bencana pada November 2025 dan masih menjalani pekerjaan konstruksi perbaikan.

Banjir yang kembali terjadi pada 9 Oktober 2026 menimbulkan kerusakan tambahan. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu melakukan penanganan lanjutan untuk mengembalikan fungsi sistem penyediaan air minum tersebut.

Dua SPAM Lain Juga Terdampak

Selain Guo Kuranji, pemerintah menangani kerusakan pada SPAM Palukahan dan SPAM Gunung Pangilun.

Pada SPAM Palukahan, bangunan penampung air baku tertutup material yang terbawa banjir. Sementara itu, pekerjaan pembangunan prasedimen SPAM Gunung Pangilun terkendala karena area konstruksi terendam air.

Ketiga fasilitas tersebut membutuhkan penanganan yang berbeda sesuai jenis kerusakan dan tahapan pekerjaan yang sedang berlangsung.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU