Pramono Pastikan Nasib Transjakarta dan Ratusan Tenant Aman Selama Blok M Direvitalisasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan melakukan revitalisasi besar-besaran di kawasan Blok M, Jakarta Selatan yang dirancang untuk menghadirkan wajah baru di kawasan tersebut, meski pembangunan akan mengubah sejumlah bagian kawasan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan aktivitas ekonomi dan transportasi public di sekitar area pembangunan tidak akan terhenti selama proses revitalisasi berlangsung.

“Blok M enggak boleh berhenti. Blok M harus ada terus karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus,” ujar Pramono di lokasi, Selasa (6/10).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat juga mengatakan proses revitalisasi tidak akan mengganggu aktivitas di area Blok M, termasuk 332 tenant yang ada di lokasi. Ia menyebut ratusan tenant tersebut akan menjalani proses transisi ke lokasi sementara sebelum pembangunan utamanya resmi dimulai.

“Sebelum groundbreaking, kami menjamin semua tenant itu kami lakukan transisi. Transisi nanti tempatnya kami sediakan di satu tempat. Jadi tidak pernah lepas, tetap melakukan operasi,” kata Tuhiyat. Dengan skema tersebut, kegiatan perdagangan di kawasan Blok M diharapkan tetap berjalan meskipun terdapat tahapan pembangunan dan penataan di sejumlah titik.

Tak hanya pedagang, layanan transportasi publik juga dipastikan tetap tersedia. TransJakarta yang menjadi salah satu moda utama masyarakat menuju dan dari kawasan Blok M akan tetap beroperasi selama proyek berlangsung. Tuhiyat mengatakan pengaturan teknis layanan akan dikoordinasikan bersama sejumlah pihak terkait, terutama Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Pada saat pembangunan berlangsung, TransJakarta tetap berlangsung. Kami akan cari jalan keluarnya bersama para OPD yang terkait, terutama Dinas Perhubungan. Itu akan terus berlangsung,” ujarnya.

Revitalisasi Blok M diarahkan untuk membentuk kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) dengan integrasi transportasi, area komersial, ruang terbuka publik, serta berbagai aktivitas masyarakat. Pengembangan tersebut juga mencakup peningkatan akses antarmoda dan penambahan ruang terbuka publik, sehingga Blok M diharapkan menjadi kawasan yang lebih nyaman sekaligus tetap mempertahankan karakter sebagai pusat aktivitas warga.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Yatti Febri Ningsih
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Yatti Febri Ningsih, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU