HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktris Hollywood Florence Pugh ikut angkat bicara terkait kasus dugaan pemerkosaan berkelompok yang melibatkan seorang mahasiswi Cornell University pada 2024. Kasus tersebut kembali menjadi sorotan setelah korban yang disebut dengan nama samaran Jane Doe mengajukan gugatan perdata terhadap tujuh mantan anggota persaudaraan Chi Phi serta sejumlah pihak terkait.
Jane Doe mengeklaim dirinya diberi obat-obatan dan kemudian mengalami kekerasan seksual oleh beberapa pria di sebuah rumah persaudaraan pada Oktober 2024. CBS News Kasus yang sebelumnya tidak berujung pada tuntutan pidana itu kini kembali diselidiki oleh jaksa di New York setelah muncul informasi dan dokumen baru terkait laporan korban. AP News
Florence Pugh Soroti Sikap Pria
Florence Pugh menyampaikan reaksinya melalui unggahan di Instagram. Ia mengaku merasa tidak nyaman, sakit hati dan cemas setelah membaca kisah perempuan yang menjadi korban dalam kasus tersebut.
“Setelah membaca tentang perempuan muda yang diperkosa berkelompok di kampusnya oleh teman dan rekan sekolahnya, saya merasa tidak nyaman, muak dan cemas. Saya sedang memproses semuanya dengan tenang, memperhatikan semuanya, semua orang dan setiap pria,” tulis Florence.
Bintang Midsommar itu juga mengaku teringat bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya dan tidak ingin kejadian tersebut kembali terulang.
Menurut Florence, kasus tersebut bukan hanya persoalan yang harus dibicarakan oleh perempuan. Ia meminta para pria ikut mengambil peran dalam membicarakan dan mencegah kekerasan seksual.
“Ini adalah persoalan manusia, bukan persoalan perempuan. Kita semua terlibat. Terutama para pria,” tulisnya.
Florence juga menyinggung pentingnya keterlibatan pria ketika membicarakan kekerasan seksual dan budaya yang memungkinkan perilaku tersebut terjadi.
“Yang paling penting, kepada Jane Doe yang dengan berani melawan tindakan tercela yang dilakukan oleh orang-orang di kampusnya, kalian semua sangat kuat. Ketahuilah bahwa perempuan di mana pun berada di sini untuk mendukung dan membantu dalam proses penyembuhanmu,” lanjut Florence.
Kasus Cornell Kembali Diselidiki
Kasus tersebut sebelumnya tidak berujung pada tuntutan pidana. Namun, setelah gugatan perdata Jane Doe muncul pada September 2026 dan sejumlah dokumen investigasi kembali terungkap, penyelidikan kriminal terhadap dugaan kasus tersebut dibuka kembali.
Dalam keterangannya kepada penyidik pada 2024, Jane Doe disebut memberikan kesaksian mengenai kejadian yang dialaminya. Transkrip wawancara yang diperoleh CBS News menunjukkan bahwa ia mengatakan dengan yakin bahwa dirinya telah diperkosa.
Pihak yang dituduh dalam gugatan tersebut membantah melakukan kesalahan, sementara proses penyelidikan kini kembali menjadi perhatian publik. people.com
Florence pun menutup pesannya dengan memberikan dukungan kepada Jane Doe.
“Terima kasih telah menceritakan semuanya kepada dunia. Kami akan berusaha menjadi lebih baik,” tulisnya.



