Sengketa Club de Arjuna Belum Reda, Dua Pengacara Jadi Korban

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sengketa lahan yang melibatkan Club de Arjuna di Jakarta Barat kembali memanas. Dua pengacara yang disebut bagian dari tim PT HD Arjuna mengaku menjadi korban kekerasan saat hendak menuju lokasi pada Minggu (13/9/2026) malam.

Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Dua kendaraan yang membawa tim kuasa hukum dan keamanan dilaporkan mengalami kerusakan, sementara dua advokat mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.

Sebelum kejadian, pengelola Club de Arjuna disebut telah menyampaikan surat kepada Kapolres Jakarta Barat pada Minggu sekitar pukul 17.00 WIB.

Surat tersebut berkaitan dengan rencana persiapan operasional kawasan dan ditembuskan kepada Kapolsek Kebon Jeruk serta Koramil 0503.

Menurut pihak PT HD Arjuna, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan kegiatan operasional yang sebelumnya terhenti sekaligus membuka kembali aktivitas bagi tenaga kerja lokal.

Namun, dalam perjalanan menuju lokasi, tim kuasa hukum dan petugas keamanan disebut mendapat penghadangan dan serangan dari sekelompok massa.

Pihak PT HD Arjuna menyebut kelompok tersebut berasal dari GRIB Jaya. Klaim tersebut menjadi bagian dari persoalan yang masih perlu dibuktikan melalui proses hukum.

Akibat kejadian itu, dua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan dengan kaca pecah.

Club De Arjuna Holopis 1
Kondisi kaca samping kendaraan milik tim kuasa hukum dan petugas keamanan Club de Arjuna yang pecah setelah insiden penyerangan di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Minggu malam (13/9/2026). [Foto: Holopis.com/Istimewa]
Dua advokat juga disebut mengalami luka. Salah satunya mengalami luka di sekitar mata setelah terkena hantaman benda keras dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara satu advokat lainnya mengalami luka robek pada bagian lengan akibat benda tajam dan mendapat sejumlah jahitan.

Kuasa Hukum PT HD Arjuna, Denny Kailimang, mengecam keras kejadian tersebut.

“Penganiayaan brutal terhadap rekan-rekan advokat kami di lapangan bukan lagi sekadar sengketa keperdataan, melainkan kejahatan pidana murni yang sangat biadab dan melecehkan profesi penegak hukum yang dilindungi Undang-Undang!”

Situasi di sekitar Club de Arjuna kemudian mendapat pengamanan aparat kepolisian.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU