D’Masiv Buka Era Baru, Gandeng Musisi Dunia Demi Go Internasional

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Grup band D’Masiv resmi memasuki babak baru dalam perjalanan karier mereka di industri musik Tanah Air. Setelah hampir dua dekade berada di bawah naungan Musica Studios, band yang digawangi Rian Ekky Pradipta itu kini memilih melangkah secara independen dengan membangun label mereka sendiri. Keputusan tersebut menjadi langkah besar yang menandai perubahan arah perjalanan D’Masiv ke depan.

Perjalanan D’Masiv sendiri dimulai sejak tahun 2003. Nama mereka mulai dikenal publik setelah mengikuti ajang A Mild Live Wanted sebelum akhirnya sukses menembus industri musik nasional. Popularitas mereka semakin melejit lewat album Perubahan yang dirilis pada 2008 dengan sederet lagu hits seperti Cinta Ini Membunuhku, Di Antara Kalian, hingga Jangan Menyerah. Lagu-lagu tersebut berhasil membawa D’Masiv menjadi salah satu band papan atas Indonesia.

Selama lebih dari dua dekade berkarier, D’Masiv dikenal sebagai band yang mampu bertahan di tengah perubahan tren musik. Formasi mereka yang terdiri dari Rian, Rama, Kiky, Rai, dan Wahyu juga tetap solid tanpa pergantian personel. Konsistensi tersebut membuat D’Masiv memiliki tempat tersendiri di hati penikmat musik Indonesia.

Kini, memasuki fase baru sebagai band independen, D’Masiv merasa memiliki ruang yang lebih luas untuk menentukan arah musik dan konsep kreatif mereka sendiri. Rian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sudah dipikirkan matang oleh seluruh personel.

“Kami sekarang sudah independen setelah hampir 20 tahun bersama dengan record label yang sebelumnya. Jadi kami kini punya record label sendiri, semuanya dikerjakan sendiri juga. Tentunya jasa besar Musica Studios tidak akan pernah kami lupakan,” katanya.

Tak hanya mengubah sistem kerja, D’Masiv juga mulai melakukan berbagai pembaruan untuk menyambut era baru mereka. Mulai dari konsep visual, gaya berpakaian, hingga identitas band kini dibuat lebih matang dan terarah.

- Advertisement -

“Karena serba independen, kami kini melibatkan creative director untuk menjaga kualitas konten, mulai dari gaya busana hingga foto yang rilis di media sosial. Sebelumnya semua terasa random, sekarang kami lebih memikirkan konsep secara matang,” kata Rian.

Keseriusan D’Masiv untuk menembus pasar internasional juga terlihat dari proyek album berbahasa Inggris yang tengah mereka siapkan di Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam proses penggarapannya, mereka menggandeng sejumlah nama besar industri musik dunia, termasuk Ryan Benyo dan produser nominasi Grammy Awards, Mark Needham, yang pernah bekerja sama dengan Imagine Dragons, Elton John, hingga Shakira. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya D’Masiv untuk membawa karya mereka lebih dikenal di pasar global.

Meski kini melangkah di jalur independen, D’Masiv memastikan semangat mereka untuk terus berkarya tidak berubah. Band pelantun Jangan Menyerah itu berharap langkah baru yang mereka ambil bisa membuka peluang lebih besar sekaligus membawa nama musik Indonesia semakin dikenal di panggung internasional. “Kami percaya mimpi harus terus dijaga dan diperjuangkan,” tutup Rian.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Yatti Febri Ningsih
Ronald Steven
Yatti Febri Ningsih, Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU