HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kemenangan dramatis diraih Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi China U-17 dalam laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026. Bermain di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, skuad Garuda Muda menang tipis 1-0.
Sepanjang pertandingan, Indonesia lebih banyak berada di bawah tekanan. China tampil dominan dengan penguasaan bola dan intensitas serangan tinggi. Penampilan tim lawan itu memaksa tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto bertahan rapat sambil menunggu celah lewat serangan balik.
Di babak pertama, lini depan Indonesia yang diperkuat Ichiro Akbar dan kawan-kawan kesulitan menembus pertahanan lawan. Sebaliknya, China terus menggempur, meski banyak peluang mereka gagal berbuah gol.
Kunci ketahanan Indonesia terletak di lini belakang dan performa gemilang sang kiper, Mike Rajasa. Penjaga gawang milik FC Utrecht itu tampil luar biasa dengan sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga gawang tetap perawan.
Memasuki babak kedua, tekanan China tak mereda. Indonesia bahkan nyaris kebobolan pada menit ke-62, saat sepakan jarak dekat Kong Xinuo berhasil ditepis dengan refleks cepat oleh Mike Rajasa.
Indonesia sempat mencetak gol pada menit ke-68 melalui sundulan, namun dianulir karena handball. Harapan sempat meredup hingga momen krusial datang di penghujung laga.
Menit ke-87 menjadi titik balik. Keanu Sanjaya muncul sebagai pahlawan setelah memaksimalkan umpan lambung Matthew Baker. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang penuh tekanan.
Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga peluit akhir. Indonesia pun mengamankan tiga poin penting di laga perdana.
Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup B. Garuda Muda di bawah Jepang U-17 yang menang 3-1 atas Qatar U-17.
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memberikan apresiasi tinggi atas disiplin timnya dalam menjalankan strategi.
“Mereka sangat disiplin dalam taktik, mereka sangat disiplin dalam posisi, dan tak lupa terima kasih juga untuk dukungan dan supportnya, doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” kata Kurniawan usai laga dikutip pada Rabu, (6/5/2026).
Ia juga berharap dukungan terus mengalir agar perjalanan timnya di turnamen ini berjalan lancar.
“Tak lupa selalu minta dukungan doa dan support dari seluruh masyarakat Indonesia,” lanjut eks penyerang legendaris Timnas Indonesia itu.



