HOLOPIS.COM, JAKARTA – Meski cabang olahraga hockey tidak masuk dalam daftar 21 cabor prioritas unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia (PP FHI) punya rencana besar dalam menyongsong Asian Games Nagoya 2026 dan Olimpiade Los Angeles (LA) 2028.
Hal itu diungkapkan Sekjen PP FHI, Yasser Arafat Suaidy usai menyaksikan Timnas Hockey Field Putri Indonesia mengalahkan Kazakhstan pada laga pertama Babak Kualifikasi Hockey Putri Asian Games 2026 yang berlangsung di Stadion Hockey Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Kemenangan Nisa Indira dan kawan-kawan tersebut sekaligus memperbesar peleuang Timnas Hockey Field Putri mengikuti jejak Timnas Hockey Field Putra Indonesia yang sudah lebih awal lolos ke Asian Games Nagoya 2026 setelah menempati peringkat keempat pada Kualifikasi Hockey Putra Asian Games Bangkok, Thailand 2026 lalu.
“Ya, kita ingin mendongkrak prestasi Hockey Field Putra dan Putri Indonesia. Sasarannya, bukan hanya ingin mempersembahkan medali bagi Kontingen Indonesia pada Asian Games Nagoya 2026, tetapi juga meloloskannya ke Olimpiade Los Angeles 2028 nanti,” kata Yasser, panggilan karibnya, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Untuk ingin mewujudkankan target besar sekaligus membuat sejarah pada penampilan kedua di Asian Games Nagoya 2026 dan lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 itu, Yasser menjelaskan, terkait program Timnas Hockey Putra dan Putri Indonesia dalam menjalani persiapan menuju Asian Games Nagoya 2026. Mereka akan diberangkatkan menjalani Training Camp (TC) dan serangkaian uji coba di Belanda.
Yang lebih mengejutkan lagi, Yasser menyebut, PP FHI akan menaturalisasi dua pemain hockey putra dan dua pemain putri berasal dari klub papan atas Liga Belanda dan Jerman yang akan memperkuat Timnas Hockey Field Indonesia.
“Kita sudah mengajukan empat pemain naturalisasi asal Belanda dan Jerman tersebut kepada pemerintah. Mudah-mudahan bisa direalisasikan. Jadi, Timnas Hockey Field Indonesia yang akan diperkuat pemain naturalisasi bisa ditargetkan medali saat tampil di Asian Games Nagoya 2026 dan lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 nanti,” katanya.

