PSM Makassar Akhirnya Menang Juga, Kini Menjauh dari Zona Degradasi

0 Shares

HOLOPIS.COM, PAREPARE – PSM Makassar berhasil mengamankan tiga poin saat menghadapi Persik Kediri di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4).

Dengan hasil ini membuat Juku Eja naik ke peringkat 13 dengan 31 poin, sekaligus memperlebar jarak dari zona merah.

- Advertisement -

Sejak peluit kick-off ditiup oleh wasit asal DI Yogyakarta, Muhammad Tri Santoso, PSM langsung mengambil inisiatif serangan.

PSM Makassar mendominasi penguasaan bola dan memaksa Persik bermain lebih bertahan.

- Advertisement -

Meski menguasai jalannya laga, ketatnya lini belakang Macan Putih membuat tidak ada peluang berbahaya yang tercipta di 10 menit pertama dari kedua tim.

PSM nyaris mencetak gol menit ke-24. Yuran Fernandes, mendapatkan peluang emas melalui sundulan terukur. Namun, kiper Persik, Leo Navacchio, tampil sigap dengan memblok bola tersebut.

Hanya berselang satu menit, gawang Persik kembali terancam. Bek sayap Victor Luiz melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti.

Beruntung bagi tim tamu, Navacchio kembali menunjukkan kelasnya dengan mengamankan bola dengan sempurna.

Momen krusial terjadi pada menit ke-33 saat penyerang PSM, Sheriddin Boboev, dilanggar tepat di garis kotak penalti.

Wasit sempat menghentikan laga untuk mengecek Video Assistant Referee (VAR).

Hasil tinjauan menunjukkan pelanggaran terjadi di dalam area terlarang, dan wasit menunjuk titik putih untuk PSM.

Yuran yang maju sebagai eksekutor tenang menjalankan tugasnya. Tendangannya pada menit ke-37 gagal dihalau Navacchio, mengubah skor menjadi 1-0.

Hingga tambahan waktu babak pertama berakhir, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persik tampil dengan determinasi berbeda. Skuad asuhan Marcos Reina bermain lebih ofensif dengan mengandalkan kecepatan sektor sayap.

Skema sentuhan satu-dua pemain Macan Putih sempat merepotkan lini tengah PSM.

Tuan rumah sempat mengalami kerugian pada menit ke-54 ketika gelandang bertahan andalan, Gledson Paixao, harus ditarik keluar akibat cedera. Posisinya digantikan Resky Fandi.

Meski ditekan, PSM justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-60 melalui skema serangan balik.

Menerima umpan matang dari Arfan di dalam kotak penalti, Sheriddin Boboev yang berdiri bebas dengan tenang melepaskan tendangan mendatar yang menggetarkan jala gawang Persik. Skor berubah menjadi 2-0.

Persik merespons dengan serangan bertubi-tubi. Namun, kiper PSM Hilman Syah tampil sebagai pahlawan dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial, termasuk menepis sepakan keras Jose Enrique dari luar kotak penalti pada menit ke-73.

Harapan bagi Persik muncul di menit ke-85 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Victor Luiz terhadap Ernesto.

Ernesto yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Hilman dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Di masa injury time, Persik mengurung pertahanan PSM demi mencari gol penyeimbang. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang.

Pada menit ke-97, lewat transisi cepat, Sheriddin mengirimkan umpan terobosan kepada Luka Cumic.

Kali ini, Cumic tidak menyia-nyiakan peluang dan melepaskan sepakan keras yang mengunci kemenangan PSM menjadi 3-1.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Pasukan Ramang dalam upaya menjauhi zona merah.

Tambahan tiga poin membawa PSM naik ke peringkat 13 dengan koleksi 31 poin, unggul lima angka dari Madura United yang berada di zona degradasi.

Sementara itu, Persik tertahan di posisi ke-12 dengan raihan 33 poin di klasemen sementara Super League 2025/26.

Usai pertandingan pelatih PSM Ahmad Amiruddin mengaku bersyukur atas kemenangan lawan Persik Kediri.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kemenangan ini. Setelah lima bulan akhirnya kami bisa merasakan kemenangan di kandang, di Gelora B.J. Habibie,”ujar Amiruddin, usai laga.

Dia mengaku kemenangan PSM berkat dukungan semua orang, mulai dari manajemen, pemain, dan juga suporter yang masih sampai hari ini setia men-support PSM di pertandingan.

“Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik untuk PSM ke depannya agar lebih bagus posisinya di klasemen,”tutupnya.

Hal senada diungkapkan Kapten PSM Yuran Fernandes yang mengaku lawan Persik adalah salah satu partai tersulit dan sangat berat karena mereka dituntut harus menang.

“Hari ini adalah pertandingan yang sulit, laga yang berat. Kami datang ke pertandingan ini, kami tahu apa yang harus kami lakukan untuk mendapatkan tiga poin ini,”ujar Yuran.

Dia mengaku dirinya dan teman-temannya di PSM sudah berjuang maksimal untuk meraih poin. Agar aman dari ancaman degradasi.

“Kami menunjukkan selama pertandingan apa yang kami inginkan, kami berjuang, kami bekerja keras dan pada akhirnya kami bahagia karena target kami untuk mendapatkan tiga poin tercapai,” demikian Yuran Fernandes.

Susunan Pemain PSM vs Persik

PSM (4-3-3):

  • Hilman Syah (kiper); Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz, Ananda Raehan (belakang); Gledson Paixao, M Arfan, Daisuke Sakai (tengah); Sheriddin Boboev, Rizky Eka, Alex Tank (depan)
  • Cadangan: Reza, Resky, Savio, Ricky, Rasyid, Gala, Kaka, Dzaky, Fahrul, Akbar, Abdul, Cumic
  • Pelatih: Ahmad Amiruddin

Persik (4-3-3):

  • Leo Navacchio (kiper); M Firli, Hamra Hehanusa, Vava Mario, Kadek Rendy (belakang); Imanol Garcia, Telmo Castanheira, Rodrigo Dias (tengah); Ernesto Gomez, Adrian Luna, Jose Enrique (depan)
  • Cadangan: Husna, Toral, Bayu, Ady, Abi, Henhen, Supriadi, Irkham, Chechu, Rifqi, Yandi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru