HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menjalani proses syuting film di bulan Ramadan menjadi tantangan luar biasa bagi Dinda Kanya Dewi tahun ini. Sang aktris mengaku secara jujur bahwa menjaga kondisi tubuh tetap stabil saat bekerja di bawah sorotan lampu kamera bukanlah hal mudah.
Meskipun merasa berat, Dinda tetap berusaha menjalankan ibadah puasa dengan penuh tanggung jawab. Ia memandang proyek pekerjaannya saat ini sebagai rezeki yang harus disyukuri meskipun harus menguras banyak tenaga.
“Sebenarnya untuk syuting di bulan puasa salah satu kelemahanku adalah aku agak sulit sebenarnya puasa di saat syuting, cuma ya aku cobalah. Maksudnya mungkin ini juga rezeki buat aku di bulan puasa, jadi sebisa mungkin aku tetap tetap tetap melakukan, tapi kalau misalnya ternyata enggak kuat, ya Allah maaf ya Allah, aku bekerja, aku minta maaf,” ujar Dinda.
Untuk menyiasati rasa lelah, Dinda sangat memperhatikan asupan nutrisi saat waktu sahur tiba. Ia menekankan bahwa komposisi makanan yang benar adalah kunci utama agar tetap bisa aktif sepanjang hari di lokasi syuting.
Bagi Dinda, kombinasi antara protein dan vitamin sangat membantu menjaga fokusnya selama menjalani adegan-adegan berat. Namun, ia tidak menampik bahwa kekuatan niat dalam hati merupakan faktor terpenting yang sering kali sulit dijaga.
“Mungkin kalau dari aku sendiri tips untuk tetap berpuasa saat syuting itu sahurnya sih yang benar. Maksudnya intake protein, karbohidrat, dan lain-lain itu harus benar sama vitamin. Itu saja sih. Sama niat yang teguh. Itu yang paling susah,” terangnya.
Dinda juga sangat selektif dalam memilih menu makanan agar tidak memicu lonjakan gula darah yang bisa membuat tubuh cepat haus. Ia menghindari jenis makanan yang justru memberikan efek buruk bagi stabilitas energinya saat bekerja.
Di samping menjaga pola makan, Dinda meyakini bahwa olahraga ringan tetap diperlukan meskipun sedang menjalani puasa. Baginya, kesehatan fisik yang terjaga akan berdampak langsung pada kelancaran seluruh proses produksi film.

