MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Duduk Bersama Tujuh Pemimpin Emirat, Prabowo Akhiri Hari dengan Iftar Bersama MBZ

3 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mendapat sambutan kehormatan luar biasa saat bertemu Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026) waktu setempat.

Tak hanya MBZ, enam pemimpin Emirat lainnya turut hadir menyambut Prabowo. Momen ini tergolong langka karena pertemuan tujuh penguasa Emirat biasanya hanya digelar setahun sekali.

- Advertisement -

Ketujuh pemimpin tersebut adalah Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden UEA, Emir Dubai yang juga Perdana Menteri UEA, serta Emir Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Presiden Prabowo mendapat tempat terhormat duduk bersama tujuh pimpinan Emirat tersebut.

- Advertisement -

Rangkaian agenda kemudian dilanjutkan dengan iftar atau berbuka puasa bersama, sebelum melaksanakan Salat Maghrib berjamaah. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut.

Sebagai penutup, kedua kepala negara menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête) selama lebih dari satu jam. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan kerja sama energi hingga kemitraan ekonomi masa depan.

UEA juga menyatakan keinginan untuk meningkatkan investasi di Indonesia, mempertegas komitmen hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

Pertemuan ini terasa semakin istimewa karena tahun 2026 menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–UEA. Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh untuk membuka babak baru kerja sama yang lebih luas dan berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha.

Sementara MBZ didampingi sejumlah pejabat tinggi UEA, termasuk Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei dan Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.

Pertemuan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis penting bagi UEA di kawasan Asia Tenggara.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
3 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru