HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pesugihan sapu jagat adalah salah satu cerita mistis paling menyeramkan yang berkembang di masyarakat Jawa. Konon, ritual ini bisa mendatangkan kekayaan dalam waktu singkat.
Usaha tiba-tiba lancar, uang mengalir deras, dan hidup berubah drastis hanya dalam hitungan bulan.
Namun seperti kebanyakan praktik pesugihan, ada harga yang harus dibayar, dan sering kali, harganya bukan sekadar materi, melainkan nyawa orang terdekat.
Secara sederhana, pesugihan sapu jagat dipercaya sebagai ritual perjanjian dengan makhluk gaib untuk mendapatkan kekayaan instan. Nama “sapu jagat” sendiri memiliki makna simbolis,kekayaan yang datang seolah “menyapu” dari segala arah.
Namun, makna lainnya jauh lebih gelap. Konon, seperti sapu yang membersihkan tanpa sisa, praktik ini juga akan “menyapu bersih” kebahagiaan, keselamatan, bahkan anggota keluarga si pelaku sebagai tumbal.
Cerita tentang pesugihan sapu jagat banyak berkembang di wilayah Jawa. Beberapa tempat yang kerap disebut dalam kisah masyarakat antara lain kawasan di sekitar Gunung Lawu dan Gunung Kawi.
Berdasarkan cerita yang berkembang dari mulut ke mulut, ritual pesugihan sapu jagat disebut dilakukan pada waktu-waktu tertentu yang dianggap sakral, seperti malam Jumat Kliwon.
Dalam mitosnya, setelah ritual dilakukan, pelaku dipercaya akan mengalami perubahan ekonomi secara drastis.

