HOLOPIS.COM, JAKARTA – Situasi keamanan di Negara Bagian Jalisco, Meksiko, jadi sorotan imbas eskalasi memanasnya pascatewasnya pemimpin kartel narkoba, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho. Kondisi itu membuat sejumlah wilayah mencekam.
Mencekamnya kondisi di Meksiko dipicu aksi balasan dari kelompok kartel di sejumlah wilayah. Kondisi ini pun menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga sipil, termasuk puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Meksiko.
Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh menyampaikan keselamatan WNI di wilayah terdampak harus jadi perhatian utama pemerintah RI. Dia mengatakan karena kondisi di Jalisco
sangat mengkhawatirkan.
“Negara harus hadir memastikan seluruh WNI dalam keadaan aman. Keselamatan mereka adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” kata Oleh dalam keterangannya, Rabu, (25/2/2026).
Dari data yang diketahuinya, ada 45 WNI yang berada di Jalisco. Maka itu, ia meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui perwakilan diplomatik di Meksiko untuk meningkatkan koordinasi dengan WNI di tengah situasi yang tidak menentu.
Bagi dia, penting komunikasi intensif antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan WNI untuk memastikan kondisi mereka tetap terpantau.
“KBRI harus aktif menjangkau dan memastikan kondisi setiap WNI. Jika situasi semakin tidak terkendali, pemerintah perlu segera menyiapkan langkah evakuasi ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Selain itu, DPR juga mesti mendorong agar pemantauan situasi dilakukan secara real time. Hal itu termasuk memperbarui data keberadaan WNI dan menyediakan jalur komunikasi darurat yang mudah diakses bila situasi keamanan memburuk.
Oleh mengimbau agar WNI yang berada di Jalisco untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari lokasi rawan konflik. Hal itu dengan membatasi aktivitas di luar rumah, serta mematuhi arahan dari otoritas setempat maupun perwakilan RI.
“Negara tidak boleh lengah. Dalam situasi konflik seperti ini, kecepatan respons dan koordinasi menjadi kunci untuk melindungi warga kita di luar negeri,” tuturnya.
Oleh menyampaikan Komisi I DPR bakal terus memantau perkembangan situasi di Jalisco dan berkoordinasi dengan pemerintah. Koordinasi itu penting untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di wilayah terdampak eskalasi kekerasan tersebut.

