Rabu, 25 Feb 2026
BREAKING
Rabu, 25 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Perut Kekenyangan Setelah Buka Puasa? Ini Cara Mengatasinya dengan Aman

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rasa kekenyangan setelah berbuka puasa menjadi keluhan yang cukup sering terjadi, terutama ketika seseorang langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar setelah seharian menahan lapar dan haus. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perut terasa penuh, begah, kembung, hingga muncul rasa tidak nyaman di dada atau lambung.

Perubahan pola makan yang mendadak saat Ramadan membuat sistem pencernaan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Ketika makanan masuk terlalu cepat dan berlebihan, lambung akan meregang lebih besar dari biasanya sehingga memicu sensasi tidak nyaman.

- Advertisement -

Agar kondisi tersebut tidak berlarut, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu tubuh kembali stabil.

1. Hentikan Makan dan Beri Waktu Pencernaan Bekerja

Saat sudah merasa terlalu kenyang, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menghabiskan makanan. Memberi jeda penting agar lambung memiliki waktu memproses makanan yang sudah masuk.

- Advertisement -

Memaksakan makan justru dapat memperlambat pengosongan lambung dan memperparah rasa begah.

2. Hindari Langsung Berbaring

Banyak orang memilih berbaring setelah makan karena merasa lelah. Padahal, posisi tersebut dapat membuat tekanan pada lambung meningkat dan memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Duduk dengan posisi tegak atau berdiri ringan membantu proses pencernaan berjalan lebih baik serta mengurangi risiko refluks.

3. Lakukan Aktivitas Ringan Seperti Jalan Santai

Berjalan santai selama 10–15 menit dapat merangsang gerakan alami saluran cerna (peristaltik). Aktivitas ringan ini membantu makanan bergerak dari lambung ke usus secara bertahap.

Namun, hindari olahraga berat karena dapat mengalihkan aliran darah dari sistem pencernaan ke otot, yang justru memperlambat proses cerna.

4. Minum Air Secara Bertahap, Bukan Sekaligus Banyak

Mengonsumsi air putih dapat membantu meredakan rasa penuh, tetapi perlu dilakukan perlahan. Minum terlalu banyak dalam satu waktu justru menambah volume di lambung.

Pilih air putih atau air hangat, dan hindari minuman bersoda, berkafein tinggi, atau terlalu manis karena dapat meningkatkan produksi gas dan memperparah kembung.

5. Atur Napas dan Rilekskan Tubuh

Menarik napas dalam secara perlahan membantu tubuh lebih rileks dan mengurangi tekanan di area perut. Kondisi tubuh yang tegang dapat membuat sensasi kekenyangan terasa lebih berat.

Relaksasi sederhana juga membantu mengurangi rasa mual ringan yang kadang muncul setelah makan berlebihan.

6. Hindari Langsung Mengonsumsi Makanan Tambahan atau Camilan

Setelah merasa terlalu kenyang, sebaiknya tidak menambah asupan lain, termasuk makanan penutup. Memberi jarak waktu sebelum makan kembali membantu sistem pencernaan menyelesaikan prosesnya terlebih dahulu.

7. Jadikan Evaluasi untuk Pola Berbuka Berikutnya

Untuk mencegah kejadian serupa, disarankan berbuka secara bertahap. Awali dengan air dan makanan ringan, lalu beri jeda sebelum mengonsumsi makanan utama.

Pola makan bertahap membantu tubuh menyesuaikan diri setelah puasa, menjaga kerja lambung tetap optimal, serta menghindari lonjakan rasa lapar yang sering berujung makan berlebihan.

Meskipun sedang puasa, makannya pelan-pelan ya Sobat Holopis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru