HOLOPIS.COM, JAKARTA – Puasa bukan alasan untuk menghentikan aktivitas, termasuk mengemudi ke kantor, sekolah, atau perjalanan mudik. Namun, kondisi tubuh yang menahan lapar dan haus seharian bisa memicu rasa lemas, kantuk, bahkan menurunkan konsentrasi.
Beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman saat puasa
Awali Perjalanan dengan Doa
Berdoa sebelum berangkat membantu menenangkan pikiran dan membangun fokus. Rasa tenang akan membuat pengemudi lebih sabar dalam menghadapi kondisi lalu lintas.
Rencanakan Perjalanan dengan Matang
Hindari bepergian di jam-jam rawan macet jika memungkinkan. Manfaatkan aplikasi peta digital untuk memilih rute tercepat dan teraman. Perencanaan yang baik dapat mengurangi stres dan kelelahan di jalan.
Utamakan Sabar dan Waspada
Saat berpuasa, emosi cenderung lebih sensitif. Karena itu, penting menjaga kesabaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi sekitar, terutama di persimpangan atau jalan padat.
Hindari Manuver Mendadak
Pergerakan tiba-tiba seperti berpindah jalur tanpa isyarat atau mengerem mendadak bisa memicu kecelakaan. Berkendara secara stabil memberi waktu bagi pengguna jalan lain untuk bereaksi.
Batasi Kecepatan Kendaraan
Mengurangi kecepatan membantu pengemudi lebih mudah mengantisipasi situasi tak terduga. Berkendara dengan kecepatan wajar juga mengurangi risiko fatal saat terjadi insiden.
Pastikan Istirahat Cukup
Tidur selama 7–9 jam setiap malam sangat penting untuk menjaga konsentrasi. Kurang tidur dapat memperparah rasa kantuk saat siang hari.
Penuhi Asupan Gizi Seimbang
Menu sahur dan berbuka sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup agar energi tetap stabil sepanjang hari.
Hal yang Harus Dihindari Saat Berkendara
- Mengemudi dalam kondisi sangat lelah atau mengantuk.
- Menggunakan headphone yang mengurangi kewaspadaan terhadap suara sekitar.
- Menggunakan bahu jalan tol secara sembarangan.
- Melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi saat menyetir.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama saat kondisi tubuh tidak dalam performa maksimal. Jika mulai merasa lemas atau kehilangan fokus, sebaiknya menepi dan beristirahat sejenak. Berkendara dengan aman saat puasa bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

