Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Lima Remaja Diamankan, Tawuran ‘Perang Sarung’ Bersenjata Celurit Digagalkan Polisi

10 Shares

HOLOPIS.COM, KARAWANG – Aksi tawuran remaja berkedok “perang sarung” kembali terjadi di wilayah Kabupaten Karawang. Kali ini, lima remaja diamankan jajaran Satuan Samapta Polres Karawang saat hendak terlibat bentrokan bersenjata tajam di Jalan Raya Klari, Desa Gintung Kerta, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu dini hari 22 Februari 2026 sekitar pukul 02.50 WIB.

Kelima remaja tersebut ditangkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran. Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh tim patroli Sat Samapta Polres Karawang yang dipimpin Aiptu Bahrudin bersama delapan personel lainnya.

- Advertisement -

Setibanya di lokasi, petugas mendapati lima remaja tengah bersiap melakukan “perang sarung” yang disertai penggunaan senjata tajam jenis celurit. Tanpa perlawanan berarti, para remaja tersebut langsung diamankan untuk mencegah bentrokan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana berkumpul dan mobilisasi, tiga buah sarung yang telah dimodifikasi untuk menyerang, serta empat bilah celurit yang siap digunakan dalam aksi tawuran.

- Advertisement -

Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tindakan cepat petugas merupakan respons atas laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas para remaja itu.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya lima orang remaja yang hendak melakukan tawuran perang sarung. Mereka menggunakan dua sepeda motor, tiga sarung yang sudah dimodifikasi, dan empat celurit,” ujar Ipda Cep Wildan, seperti dikutip Holopis.com.

Menurutnya, patroli rutin yang dilakukan Sat Samapta merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadan. Pada waktu menjelang sahur, aktivitas remaja di luar rumah cenderung meningkat dan rawan disalahgunakan untuk kegiatan negatif seperti tawuran.

“Kami secara intensif melaksanakan patroli dialogis untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, mulai dari C3 (curat, curas, dan curanmor), penyakit masyarakat, premanisme, hingga tawuran. Menjelang sahur, potensi gangguan keamanan biasanya meningkat,” jelasnya.

Polres Karawang menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi-aksi yang mengancam keselamatan warga. Patroli akan terus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan dan pada jam-jam tertentu yang dinilai berpotensi terjadi gangguan keamanan.

Berkat kesigapan petugas, situasi di Jalan Raya Klari, Desa Gintung Kerta, dapat segera dikendalikan. Kelima remaja berikut barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Karawang untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Peran keluarga dinilai sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta merugikan masa depan mereka.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru