Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Syam Basrijal : Keamanan Tanpa Pemulihan Batin Hanya Menunda Ledakan Sosial Berikutnya

28 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pendekatan keamanan nasional yang selama ini didominasi oleh kontrol wilayah dan kekuatan fisik mendapat koreksi mendalam. Founder Restorasi Jiwa Indonesia dan Satya Mindcare, Syam Basrijal, menegaskan bahwa ketahanan sosial yang sejati bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan kapasitas psikologi kolektif masyarakat dalam mengelola perbedaan.

Syam mengingatkan bahwa keamanan yang hanya berfokus pada penertiban tanpa menyentuh dimensi psikologis ibarat menutup retakan tanpa memperbaiki fondasi. Menurutnya, kegagalan dalam menyentuh akar masalah batin hanya akan membuat stabilitas tampak tenang di permukaan, namun menyimpan bara yang siap meledak kapan saja.

- Advertisement -

“Keamanan yang hanya berfokus pada penertiban tanpa menyentuh dimensi psikologis ibarat menutup retakan tanpa memperbaiki fondasinya. Dan keamanan tanpa pemulihan batin hanya akan menunda ledakan berikutnya,” tegas Syam Basrijal dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Syam mendorong pergeseran paradigma menuju Human Security atau Keamanan Manusia. Dalam konsep ini, keamanan tidak lagi hanya soal kedaulatan negara sebagai entitas politik, tetapi tentang memastikan individu bebas dari rasa takut, kemiskinan, diskriminasi, hingga ketidakpastian.

- Advertisement -

Menurutnya, ketika masyarakat merasa aman secara psikologis, mereka akan lebih mampu membangun dialog yang sehat. Sebaliknya, hilangnya rasa aman akan melahirkan respons sosial yang cenderung defensif dan agresif.

“Keamanan manusia berarti memastikan akses terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta ruang dialog yang adil. Tanpa dimensi ini, pendekatan keamanan hanya menyentuh permukaan masalah,” lanjutnya.

Memutus Rantai Trauma Kolektif

Salah satu poin krusial yang disorot Syam adalah keberadaan trauma kolektif dalam konflik berkepanjangan. Trauma yang diwariskan antar-generasi ini sering kali menjelma menjadi ketidakpercayaan terhadap otoritas serta prasangka antar-kelompok.

Ia berargumen bahwa pembangunan fisik tidak akan pernah cukup untuk memulihkan sosial jika tidak dibarengi dengan penyembuhan batin yang sistematis. Tanpa pemulihan batin, kebijakan sebaik apa pun akan selalu berbenturan dengan resistensi emosional masyarakat.

“Jika trauma kolektif tidak diakui dan dipulihkan, maka kebijakan apa pun—sebaik apa pun dirancang—akan menghadapi resistensi emosional. Pemulihan sosial tidak cukup melalui pembangunan fisik. Ia membutuhkan penyembuhan batin yang sistematis,” ungkap Syam.

Melalui Restorasi Jiwa Indonesia dan Satya Mindcare, Syam menawarkan model rekonsiliasi yang melampaui seremoni formal. Rekonsiliasi berbasis kesadaran mengajak komunitas mengenali luka tanpa penyangkalan dan membangun empati lintas kelompok.

Syam juga mengaitkan pentingnya pendidikan emosional sebagai benteng pencegahan radikalisasi. Ia menilai radikalisasi sering kali berakar pada luka yang tidak terselesaikan dan rasa tidak diakui oleh sistem.

“Ketahanan sosial dibangun dari bawah. Ia tidak bisa dipaksakan dari atas. Mengajarkan anak dan remaja untuk mengenali emosinya serta mengelola konflik secara sehat akan memperkuat imunitas sosial terhadap ideologi kekerasan,” jelasnya.

Sebagai penutup, Syam menekankan bahwa keberagaman Indonesia yang luar biasa bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan kesadaran. Namun tanpa itu, keberagaman hanya akan menjadi sumber gesekan permanen. Ketahanan sosial, bagi Syam, bukan sekadar proyek keamanan, melainkan proyek kemanusiaan yang utuh.

“Ketahanan sosial bukan hanya proyek keamanan. Ia adalah proyek kemanusiaan. Dan keamanan tanpa pemulihan batin hanya akan menunda ledakan berikutnya,” pungkas Syam Basrijal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru