HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa pemerintahannya akan melakukan segala langkah yang diperlukan agar putaran perundingan berikutnya antara Ukraina, Amerika Serikat (AS), dan Rusia dapat menghasilkan capaian konkret bagi Ukraina sekaligus membuka jalan menuju perdamaian.
Zelensky menegaskan bahwa Ukraina tidak akan menjadi pihak yang menghambat proses perdamaian.
“Ukraina sama sekali tidak akan menghalangi perdamaian,” ujarnya dalam pidato video, dikutip Holopis.com, Sabtu (21/2).
Ia juga mengumumkan rencana pertemuan dengan para mitra Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan guna memperkuat koordinasi bersama.
“Kami akan melakukan koordinasi secara rinci agar Eropa terlibat dalam semua proses dan menjadi semakin kuat,” kata Zelensky.
Sebelumnya, delegasi Ukraina, AS, dan Rusia telah menggelar putaran terbaru perundingan di Jenewa, Swiss, pada 17–18 Februari. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan terobosan dalam isu-isu utama yang dibahas.
Zelensky juga pernah menegaskan bahwa krisis yang berlangsung dapat diakhiri dengan tetap menjaga martabat semua pihak. Hal tersebut, menurutnya, menjadi hal yang paling penting bagi Ukraina dalam setiap proses penyelesaian konflik.
Ia juga menyoroti minimnya keterlibatan Eropa dalam perundingan yang berlangsung. Zelensky menilai kondisi tersebut sebagai kesalahan besar dan menekankan pentingnya kehadiran Eropa dalam proses negosiasi.
Pemerintah Ukraina, lanjutnya, berupaya melibatkan Eropa secara penuh agar kepentingan dan pandangan negara-negara di kawasan tersebut dapat dipertimbangkan dalam setiap pembahasan.
Selain itu, Zelenskyy menyatakan Ukraina akan terus berupaya menyukseskan proses negosiasi serta menjalin komunikasi dengan perwakilan Amerika Serikat.

