HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono menyatakan bahwa dalam upaya penghentian serangan Israel kepada Gaza Palestina memang dibutuhkan kekuatan besar, salah satunya adalah Amerika Serikat.
Oleh sebab itu, keberadaan Amerika sebagai pemimpin Board of Peace (BoP) diharapkan bisa menjadi sumber kekuatan besar untuk menghentikan kekejaman pemerintahan Israel kepada masyarakat di Palestina tersebut.
“Kita semua meyakini bahwa kepemimpinan Amerika Serikat (diperlukan) untuk bisa menghentikan atau menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di sana,” kata Sugiono dalam keterangannya di Washington D.C, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Ditegaskan Sugiono, dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat Gaza atas serangan militer zionis Israel tidak bisa serta merta dilakukan. Ada upaya-upaya bertahap untuk menuju hal tersebut. Namun untuk saat ini, target yang ingin dicapai Indonesia di Dewan Keamanan adalah terjadinya ceasefire (gencatan senjata).
“Yang pertama mereka (Palestina) butuhkan adalah situasi yang aman dan stabil. Jadi semua rencana komprehensif ini kunci pertamanya adalah gencatan senjata, ciptakan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya bisa dilakukan,” ujarnya.
Misi diplomasi luar biasa ini menurut Sugiono bisa menjadi titik lanjut dari semangat pemerintahan Republik Indonesia, untuk mendukung pembebasan dan kemerdekaan Palestina.
“Kita menyampaikan concern kita terhadap situasi yang terjadi di sana dan situasi seperti apa yang kita inginkan supaya ini semua berjalan sesuai dengan apa yang menjadi peace proposal ini,” tutur Sugiono.

