Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Drainase Rusak Juga Jadi Biang Kerok Banjir Jakarta Meski Hujan Tak Lebat

42 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ancaman banjir di Jakarta dinilai persoalan serius yang mesti segera ada solusi. Salah satu persoalan yang memicu banjir Jakarta adalah buruknya sistem drainase.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan. Tigor menyoroti persoalan banjir karena pada Jumat pagi, 30 Januari 2026 pagi, banjir Jakarta masih muncul setinggi 1,5 meter di wilayah Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Padahal, menurut dia, hujan di Jakarta empat hari ini masih masuk katagori sedang.

- Advertisement -

Tigor mengatakan, posisi banjir di Jakarta Selatan dalam situasi empat hari ini menunjukkan penyebabnya lebih dominan adalah akibat banjir kiriman dari Bogor. Begitu juga masalah tersendatnya perjalanan air ke laut pesisir Jakarta Utara.

“Jika saluran air atau sistem drainase di Jakarta baik maka air akan berjalan lancar ke laut. Sebesar apa pun hujan di Jakarta dan air dari Bogor jika drainase bagus maka Jakarta diperhitungkan tidak akan banjir,” kata Tigor dalam keterangannya, Minggu, (1/2/2026).

- Advertisement -

Tigor menyampaikan masalah buruknya saluran air atau drainase Jakarta inilah yang yang tak pernah diselesaikan oleh gubernur Jakarta sebelum Pramono Anung. Ia bilang sudah terlalu lama drainase Jakarta rusak dan mampet tanpa ada upaya perbaikan para gubernur sebelumnya.

“Sebelum ini, gubernur Jakarta sebelum Pak Pramono Anung ketika menjadi gubernur katanya mau menormalisasi aliran sungai Ciliwung dan lainnya tetapi tidak dilaksanakan,” jelas Tigor.

Lebih lanjut, dia mengatakan persoalan banjir Jakarta bukan sekedar sungai di Jakarta seperti Ciliwung atau lainnya yang mengecil kapasitasnya. Tapi, dia menuturkan masalahnya juga terkait sistem saluran air atau drainase di tengah kota yang menjadi aliran air dari sungai yang sudah rusak atau mampet tertutup sampah.

Dia menyoroti selama ini banjir Jakarta hanya menyalahkan air kiriman dari Bogor. Dengan menyalahkan sungai menyempit dan adanya warga yang tinggal di bantaran sungai. Lalu, ada juga terus alasan menyalahkan alam banjir rob dari laut dengan ditambahnya tingginya curah hujan.

“Jadi, jelas masalah penyebab banjir Jakarta adalah tingginya rusaknya saluran air atau drainase kota jakarta yang sudah akut dan harus diperbaiki,” tutur Tigor.

Bagi dia, tak perlu kaget soal faktor drainase rusak jadi pemicu banjir. Pun, banyak genangan banjir di ruas jalan beberapa hari lalu juga dinilainya faktor drainase yang rusak.

“Jika kita lihat banjir-banjir yang menggenangi 50 jalan raya itu berada di tengah kota Jakarta akibat rusaknya saluran air atau sistem drainase di Jakarta. Penyebab rusaknya sistem drainase ada beberapa tetapi bisa diperbaiki jika ada kemauan memperbaikinya,” ujar Tigor.

Kemudian, ia mencontohkan sistem drainase di sekitar pemukiman rumahnya di Matraman, Jakarta Timur. Tigor menyebut drainase wilayah lingkungan rumahnya belum pernah diperbaiki selama ia tinggal di sana.

“Saya sudah 21 tahun tinggal di Matraman, tapi belum pernah saya lihat petugas Pemprov Jakarta memperbaiki atau meningkatkan kapasitas saluran airnya. Dinding saluran airnya sudah banyak yang rusak dan longsor karena aliran air dan sampah,” jelas Tigor.

Dia menuturkan jika sudah longsor maka air tergenang banyak nyamuk DBD. Kondisi itu lalu terjadi genangan air hingga ke bagian hulu walau musim kemarau. Tapi, kondisi itu dibiarkan tanpa perbaikan dengan sudah berlangsung puluhan tahun.

“Walaupun sudah dilaporkan berpuluh kali tak ada respon. Seolah kota Jakarta tidak peduli pada warganya dan lingkungannya,” tutur Tigor.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
42 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru