Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Somaliland Cari Legitimasi Lewat Israel, Somalia Murka dan OKI Bereaksi Keras

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kunjungan kontroversial Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar ke Hargeisa, kota terbesar di Somaliland menuai kecaman global. Kunjungan Gideon Saar pada awal pekan ini pun memicu badai diplomatik.

Kecaman disuarakan Pemerintah Somalia dengan menyebut kedatangan Saar sebagai pelanggaran kedaulatan. Somalia menegaskan Somaliland masih bagian wilayahnya. Pun, Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga mengecam manuver Israel dan Somaliland.

- Advertisement -

Seorang pejabat senior dari partai penguasa Somaliland pasang badan membela kebijakan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Ketua Partai Waddani yang berkuasa di Somaliland, Hersi Ali Haji Hassan, menyindir kecaman luas dari dunia Arab dan OKI sebagai kemunafikan.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Hassan berpendapat bahwa Somaliland terpaksa mencari legitimasi dari Israel. Pasalnya, Somaliland merasa diabaikan oleh komunitas internasional selama beberapa dekade.

- Advertisement -

Kunjungan Gideon Saar merupakan pertama sejak Israel mengakui kemerdekaan wilayah tersebut pada akhir Desember 2025. “Kami tidak dalam posisi untuk memilih,” kata Hassan kepada Al Jazeera dikutip pada Jumat (9/1/2026).

Dia bilang Somaliland berada dalam kondisi membutuhkan pengakuan internasional resmi. “Tidak ada pilihan lain selain menerima negara mana pun yang mengakui hak eksistensial kami,” ujar Hassan.

Hassan mengklaim sudah jadi negara merdeka selama 34 tahun. Dia menyindir sikap negara-negara Liga Arab. Ia kesal karena Liga Arab tak menerima Somaliland sebagai anggota.

“Penolakan sama sekali tidak penting bagi kami. Mereka tidak menerima kami sebagai anggota. Dan, kami tidak menerima perhatian apa pun dari negara-negara Arab,” tutur Hassan.

Mengutip dari Saudi Press Agency, puluhan negara Arab dan Islam mengecam keras kunjungan menteri Israel ke Somaliland. Manuver Israel itu dilakukan usai mereka akui Somaliland sebagai negara berdaulat.

Indonesia disebut termasuk dalam negara yang mengecam sikap Israel. Selain itu, ada 21 negara lain dan OKI.

“Para menteri luar negeri menyampaikan kecaman keras terhadap kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah ‘Somaliland’ di Republik Federal Somalia pada 6 Januari 2026,” demikian pernyataan bersama dikutip dari Saudi Press Agency, Jumat, (9/1/2026).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru