HOLOPIS.COM, JAKARTA – Venna Melinda tengah berduka atas kepergian sang ayah, Jimmy Rekartono, yang meninggal dunia pada Selasa (6/1). Di tengah kehilangan tersebut, Venna mengenang sosok ayahnya sebagai figur pelindung yang selalu hadir di masa-masa paling sulit dalam hidupnya, terutama saat ia menghadapi perceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Papa orang nomor satu yang belain aku saat cerai dan KDRT. Dia yang selalu hubungi aku. Aku ngerasa kehilangan banget. Sekarang aku cuma tinggal punya Mama. Berasa banget ternyata kehilangan orang tua,” ucap Venna Melinda, dikutip Holopis.com, Kamis (8/1).
Menurut Venna, sang ayah selalu menjadi orang pertama yang berdiri di sisinya ketika hidup terasa runtuh. Dukungan itu, kata Venna, bukan hanya berupa nasihat, tetapi juga kehadiran emosional yang membuatnya merasa tidak sendirian menghadapi tekanan dan luka batin.
Kepergian Jimmy Rekartono pun meninggalkan penyesalan mendalam bagi Venna. Ia mengungkapkan bahwa ayahnya sempat mengajak seluruh keluarga untuk berlibur bersama ke Bandung. Namun, rencana tersebut belum sempat terwujud hingga sang ayah mengembuskan napas terakhir.
Venna mengaku saat itu tidak bisa memenuhi permintaan ayahnya karena harus mendampingi sang putri, Vania, yang tengah bersiap mengikuti sebuah perlombaan penting. Jadwal yang padat membuatnya menunda rencana kebersamaan keluarga tersebut.
Padahal, Venna dan keluarga telah merancang liburan itu secara detail, termasuk mencoba kereta cepat seperti yang sangat diinginkan sang ayah. Bahkan, kursi dengan fasilitas pijat dan hiburan sudah menjadi bagian dari rencana mereka.
Kini, kenangan tersebut justru menjadi luka tersendiri bagi Venna. Ia mengaku menyesal karena belum sempat membahagiakan sang ayah seperti yang diharapkannya.
“Itu yang aku sesali sampai sekarang, aku belum bisa membahagiakan papa,” tutup Venna.

