HOLOPIS.COM, JAKARTA – Memahami cara mengatur uang, menabung, hingga berinvestasi dapat membantu seseorang mengambil keputusan finansial yang lebih tepat. Salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan pemahaman tersebut adalah dengan membaca buku keuangan.
Membaca buku keuangan artinya meningkatkan literasi keuangan agar penggunaan finansial tepat dan sesuai kebutuhan. Berikut beberapa rekomendasi buku keuangan yang wajib dibaca, agar kamu bisa mengatur finansial dengan baik.
Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki
Buku ini menjadi salah satu bacaan klasik di dunia keuangan. Buku ini mengajarkan perbedaan pola pikir antara orang yang bekerja untuk uang dan orang yang membuat uang bekerja untuk dirinya.
Melalui kisah sederhana, pembaca diajak memahami pentingnya aset, arus kas, dan kebebasan finansial sejak dini.
“The Psychology of Money” karya Morgan Housel
Menyajikan sudut pandang berbeda tentang keuangan, buku ini tidak fokus pada rumus atau strategi teknis, melainkan pada perilaku manusia dalam mengelola uang.
Pembaca akan diajak memahami bahwa keputusan finansial seringkali dipengaruhi emosi, kebiasaan, dan pengalaman hidup, bukan sekadar angka.
“Financial Revolution” karya Tung Desem Waringin
Buku ini membahas tentang cara mengatur keuangan pribadi, meningkatkan penghasilan, serta membangun mental yang tepat dalam mencapai kesuksesan finansial.
“I Will Teach You to Be Rich” karya Ramit Sethi
Buku ini membahas pengelolaan keuangan secara praktis, mulai dari menabung, mengatur kartu kredit, hingga investasi jangka panjang.
Ramit Sethi menyajikan panduan langkah demi langkah yang realistis dan relevan dengan kehidupan modern.
“The Millionaire Next Door” karya Thomas J. Stanley dan William D. Danko
Buku ini mematahkan stigma bahwa kekayaan selalu identik dengan gaya hidup mewah. Sebaliknya, banyak jutawan justru hidup sederhana, disiplin menabung, dan konsisten dalam mengelola keuangan.
Itulah rekomendasi buku keuangan yang dapat kamu baca jika ingin fokus mengatur finansial mu. Membaca buku keuangan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu membentuk pola pikir yang lebih sehat tentang uang.

