Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Bahlil Usul Pilkada via DPRD, PDIP: Setiap Sistem Selalu Ada Plus Minusnya

10 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mencuat kembali wacana pemilihan kepala daerah atau pilkada melalui DPRD yang disuarakan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Usulan dari Bahlil itu pun direspons elite partai politik.

Salah satunya yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. Menurut Hasto, PDIP akan kaji usulan pilkada dipilih DPRD. Kata dia, mempertimbangkan aspirasi rakyat dan aspek-aspek konstitusional bakal jadi pedoman PDIP.

- Advertisement -

“Pada prinsipnya, setiap sistem selalu mengandung plus-minusnya. PDIP akan mencari mana yang membawa manfaat bagi rakyat,” kata Hasto kepada awak media, Minggu, (7/12/2025).

Hasto menyampaikan sebagai pandangan politik, PDIP mesti terlebih dahulu mengkaji pilkada tetap langsung dipilih rakyat atau melalui DPRD. Ia bilang itu agar sistem pemilihan bisa bermanfaat bagi penguatan demokrasi di Tanah Air.

- Advertisement -

Dia bilang yang terpenting adalah kepala-kepala daerah hasil pilkada bisa menghasilkan keputusan politik dalam mempercepat kebijakan pertumbuhan ekonomi daerah yang dipimpinnya. “Mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan berbagai bentuk ketidakadilan,” tuturnya.

Pun, ia mengatakan PDIP akan menjawab wacana pilkada lewat DPRD ini dalam forum Rapat Kerja Nasional atau Rakernas yang akan dihelat pada awal 2026.

“Sikap PDI Perjuangan nanti akan kami bahas di dalam rapat kerja nasional yang nanti akan kami selenggarakan pada awal tahun depan,” tutur Hasto.

Lebih lanjut, dia bilang sejatinya pilkada dipilih langsung oleh rakyat. Alasannya, karena jabatan lima tahunan itu perlu basis legitimasi dan dukungan kuat dari rakyat.

Namun, Hasto paham ihwal munculnya usulan pilkada dipilih DPRD seperti yang diusulkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang kemudian dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita juga tidak menutup mata apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo itu akibat pemilihan secara langsung itu menimbulkan beban biaya yang begitu besar, biaya kampanye, biaya penggalangan, biaya komunikasi politik,” ujar Hasto.

Sebelumnya, pentolan Partai Golkar Bahlil Lahadalia melempar usulan pilkada lewat DPRD saat perayaan Puncak Hari Ulang Tahun ke-61 Golkar, Jumat (5/12). Bahlil mengakui ada pro dan kontra terkait Pilkada dipilih lewat DPRD.

“Setelah kami mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR Kabupaten/Kota biar tidak lagi pusing-pusing,” kata Bahlil di Istora Senayan, Jakarta.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru