HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Udara berhasil menuntaskan Pilot Pick Up (PPU) di Andersen Air Force Base (AFB), Guam, Amerika Serikat, pada 11–15 November 2025. Dalam misi itu, TNI AU berhasil mengangkut material rahasia (classified) dari pangkalan AFB, AS.
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AU, misi pengangkutan itu menggunakan pesawat Super Hercules C-130J Skadron Udara 31 dengan nomor registrasi A-1343.
Menurut Dispen TNI AU, selama menjalankan PPU di Guam, TNI AU melakukan pengambilan material classified. Dengan material classified juga penting untuk mendukung kesiapan operasional dan pemeliharaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan atau alpalhankam.

Pun, dalam misi ini juga berisiko tinggi karena ada muatan yang perlu ketelitian dan pengamanan secara ketat.
“Penanganan muatan berisiko tinggi tersebut membutuhkan tingkat ketelitian dan pengamanan yang ketat, serta koordinasi dengan United States Air Force (USAF) yang menjadi mitra di Andersen AFB,” demikian keterangan Dispen TNI AL, yang dikutip pada Rabu, (26/11/2025).
Dispen TNI AU menyampaikan misi itu sejalan dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Misi itu dalam upaya meningkatkan kesiapan alpalhankam hingga 80 persen pada 2026.
“Penguatan dukungan logistik melalui pengiriman materiil pemeliharaan menjadi salah satu langkah penting dalam mencapai target tersebut,” lanjut keterangan Dispen TNI AU.
Tim TNI AU sudah kembali mendarat di Tanah Air pada 15 November 2025. Dengan keberhasilan misi PPU dari Guam, memperlihatkan profesionalisme dan disiplin personel TNI AU dalam menangani operasi strategis yang membutuhkan ketelitian serta pengamanan tinggi.

