Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Kisah Hantu TPU Jeruk Purut : Pastor Penenteng Kepala

14 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – TPU Jeruk Purut di Jakarta Selatan bukan hanya dikenal sebagai salah satu area pemakaman yang cukup luas dan tenang, tetapi juga terselip cerita mistis yang sudah melegenda di kalangan warga. Kisah ini berkaitan dengan sosok hantu seorang pastor yang dikabarkan gentayangan sambil membawa kepalanya sendiri.

Menurut cerita yang berkembang, sosok pastor ini digambarkan mengenakan jubah serba hitam, berjalan pelan di area pemakaman pada malam hari. Hal yang membuat kisah ini mengerikan adalah ia tidak membawa kepalanya di tempat semestinya. Kepalanya justru berada di tangannya, seolah sedang mencari sesuatu yang hilang.

- Advertisement -

Masyarakat percaya bahwa sang pastor sedang mencari makamnya yang sebenarnya, karena ada kesalahan lokasi pemakaman atau pemindahan makam yang tidak sesuai.

Dalam beberapa cerita dari warga, sosok pastor tersebut juga terlihat ditemani seekor anjing hitam. Kemunculannya disebut sering terjadi pada malam hari, terutama saat suasana pemakaman sangat sepi.

- Advertisement -

Warga setempat menyebut bahwa hantu pastor ini tidak muncul setiap waktu. Ada momen tertentu di mana kehadirannya diyakini lebih mudah terlihat, terutama pada malam Jumat atau malam-malam ketika udara terasa lebih lembab dan dingin dari biasanya. Jalan setapak yang redup dan rimbunnya pepohonan di TPU Jeruk Purut menambah suasana yang semakin mencekam.

Beberapa orang yang mengaku pernah melihatnya menggambarkan suasana yang tiba-tiba berubah hening, seolah angin berhenti berhembus. Setelah itu barulah sosok sang pastor terlihat dari kejauhan, berjalan perlahan tanpa suara.

Cerita hantu pastor penenteng kepala ini telah dikenal sejak lama dan terus bertahan hingga sekarang. Banyak yang mempercayainya karena ada warga yang mengaku pernah melihat langsung atau mendengar pengalaman dari kerabat.

Meski begitu, ada juga yang menganggap cerita ini hanyalah mitos yang tumbuh karena suasana pemakaman yang memang gelap dan sunyi.

Terlepas dari benar atau tidaknya penampakan tersebut, cerita ini seperti mengingatkan bahwa setiap tempat peristirahatan terakhir manusia menyimpan kisah dan jejak yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ada rasa hormat dan kesunyian yang harus dijaga ketika berada di pemakaman.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
14 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru