Sabtu, 21 Feb 2026
BREAKING
Sabtu, 21 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Jalan Baru Selesai Dikerjakan Tapi Cepat Rusak, Dana Rp16 Miliar Jadi Sorotan

7 Shares

HOLOPIS.COM, NTT – Proyek jalan penghubung Paka, Ntaur, Pupung di Kabupaten Manggarai Timur, NTT kini menjadi sorotan. Di mana anggaran proyek tersebut diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 senilai Rp16 miliar. Sebab belum lama setelah selesai dikerjakan, infrastruktur tersebut sudah rusak kembali.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur dari Fraksi PKB, Ferdinandus Rikardo mengatakan, jika merujuk pada sebuah perencanaan, maka pembangunan jalan tersebut bisa dikategori sebagai proyek gagal atau perencanaan gagal kontruksi.

- Advertisement -

“Kerusakan jalan ini merupakan lemahnya perencanaan teknis sejak awal dan seharusnya didahului dengan kajian menyeluruh sesuai Peraturan Mentri Pekerjaan Umum Nomor 19/PRT/M/20211,” kata Anggota DPRD Manggarai Timur, Rikardo, Sabtu (25/10/2025).

Jalan yang dibangun di tepi tebing tersebut dinilai tanpa adanya petimbangan lebih matang, sehingga proyek yang telah menelan anggaran belasan miliar rupiah tersebut selalu rusak.

- Advertisement -

“Dalam pasal 7 PMPU itu menyebutkan secara utuh persyaratan teknis jalan menjadi kewajiban yang harus diperhitungkan, termasuk untuk menempatkan pembangunan jalan yang seharusnya dibangun,” jelasnya.

Rikardo menjelaskan, kerusakan jalan ini karenakan dibangun di pinggir tebing, sehingga tidak salah kalau akhirnya rusak terus karena minimnya perencanaan. Ia juga menilai bahwa jika proyek jalan ini masih dalam masa proses pemeliharaan, maka kontraktor diwajiban untuk memperbaik kondisinya. Bila tidak, aparat pengawasan pemerintah (APIP) atau Inspektorat perlu turun menelusuri potensi kerugian negara.

Rikardo juga meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur, untuk bertanggung jawab atas lemahnya survei teknis pada proyek infrastruktur jalan tersebut.

“Ini pekerjaan sudah hampir tiga kali diperbaiki. Seharusnya pihak Dinas PUPR melakukan survei yang benar. Kasihan kontraktor, suka tidak suka harus perbaiki terus,” tegasnya.

Diketahui, jalan penghubung Paka–Ntaur–Pupung tersebut dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 oleh PT Indoraya Jaya Perkasa senilai Rp16,34 miliar, namun kini kembali amblas sepanjang sekitar 50 meter.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
7 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru