HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Serikat Pekerja Pengemudi Online Bersatu (SPPOB), Achmad Sapi’i alias Bang Kemed menyampaikan harapannya kepada pemerintah pusat untuk segera merealisasian regulasi tentang ojek online yang berpihak kepada kepentingan mitra driver.
Hal ini disampaikan Kemed karena Presiden Prabowo Subianto pun sempat menyampaikan akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengakomodir kekosongan hukum atas perlindungan ataupun kepastian hukum bagi ojek online.
“Kita tunggu aja. Saya sih berharap Pak Prabowo dan tim melibatkan teman-teman dari berbagai instrumen masyarakat ojol, kita duduk bareng, diskusi, kira-kira apa sih yang dibutuhkan teman-teman dan bagaimana kira-kira formulasinya, seperti apa gitu sehingga bisa memberikan manfaat bagi semua pihak lah,” kata Kemed dalam podcast di KOMA Indonesia seperti dikutip Holopis.com, Jumat (17/10/2025).
Selain regulasi dari Presiden dalam bentuk Perpres dan juga menunggu gerakan cepat DPR RI dalam membentuk Randangan Undang-Undang (RUU) tentang ojek online, Kemed juga menagih janji kampanye Gibran Rakabuming Raka yang berseloroh akan menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan.
Menurutnya, janji tetaplah janji dan akan terus ditagih realisasinya oleh rakyat Indonesia. Terlebih itu merupakan janji kampanye politik yang disampaikan secara terbuka pada Pilpres 2024 lalu.
“Ya tinggal direlisasikan aja, kan Pak Gibran berjanji akan ada 19 juta lapangan pekerjaan. Ya kan masyarakat namanya dijanjikan kan pasti menagih, kan itu aja gitu,” tegasnya.

Pun demikian, sejauh ini dirinya masih berprasangka baik kepada pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, bahwa program kerja dan ruang kebijakan yang dijalankan masih patut mendapatkan optimisme dari rakyat Indonesia.
“Tapi secara prinsip saya menilai pemerintah ini masih on the track lah. Artinya ada perubahan-perubahan, artinya Pak Prabowo juga bisa melihat lah bahwa apa yang dibutuhkan masyarakat dia lebih paham lah kelihatannya gitu, dia lebih mengerti sehingga mengambil langkah-langkah yang saya lihat sudah mulai memberikan paling nggak harapan lah, walaupun dengan harapan bahwa Indonesia ini akan bisa lebih baik ke depan,” pungkasnya.

