JAKARTA – SEA Games 2025 Thailand nanti menerapkan regulasi yang berbeda dari sebelumnya untuk cabang olahraga bola basket 5on5 mengenai pemilihan pemain. Di sisi lain, Timnas Basket Indonesia tetap siap memberikan yang terbaik apa pun regulasinya.
Perlu diketahui bersama, di SEA Games 2025 nanti pada basket 5on5, hanya pemain yang memegang paspor negara sejak usia 16 tahun yang boleh bermain untuk timnas. Praktis, pemain lnaturalisasi tidak bisa dibawa, seperti hal nya di Timnas, mulai dengan Marques Bolden, Lester Prosper, hingga Anthony Beane.
“Kita pasti akan kita ikutin peraturan dari host SEA Games, memang beberapa kali terjadi di SEA Games regulasi yang digunakan fit dengan tim yang mereka bentuk,” ujar Manajer Manajer Timnas Putra Senior Rivaldo Tandra Pangesthio, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Tapi bukan berarti kita tak bisa kirimkan tim terbaik yang Indonesia punya untuk compete di sana dan memberikan hasil lebih baik dari SEA Games sebelumnya,” lanjutnya.
Lanjut Rivaldo, untuk memberikan yang terbaik di Thailand nanti, pembentukan tim dilakukan dengan memanggil 24 pemain. Dalam daftar pemain, bisa dikatakan diisi nama-nama baru. Mereka merupakan pemain hasil scouting di IBL dan IBL All Indonesian 2025.
“Kita juga sempat melakukan TC (training center) untuk pemain muda yang bisa join di SEA Games kali ini. Ada 7 nama dari TC awal Agustus yang ikut TC pada September ini,” ungkapnya.
Ketujuh nama itu adalah Elgi Wimbardi, Adrian Chalias, Hendrick Xavi Yonga, Patrick Nikolas, Rio Disi, Arthur Vadel, dan Dio Tirta.
Dalam pembentukan tim, kata Rivaldo, para pemain akan mendapatkan pengalaman bertanding di dalam dan luar negeri. Pertandingan uji coba disusun agar para pemain mendapatkan performa terbaiknya di SEA Games Thailand nanti.

