JAKARTA – Erick Thohir resmi dipilih Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Dito Ariotedjo di posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Lantas, jabatan lainnya yang juga sebagai Ketua Umum PSSI apa kabar?
Sebelumnya diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/9).
Salah satu nama yang tertera dalam agenda tersebut yakni Erick Thohir. Presiden Prabowo menggeser jabatannya, dimana sebelumnya Erick menduduki posisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menjadi Menpora.
Pergeseran kursi menteri Erick Thohir tersebut jadi salah satu yang disorot, sebab sekaligus mematahkan spekulasi yang beredar sebelumnya, dimana kursi Menpora digadang-gadang bakal kembali diisi kader Partai Golkar, sebagaimana Dito Ariotedjo sebelumnya.
Selain jabatan Menpora, salah satu yang menjadi sorotan adalah bagaimana mengenai jabatan lainnya yang diemban Erick Thohir. Mengingat, Erick selain sebelumnya Menteri BUMN, juga tengah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI (periode 2023-2027).
Sebagaimana diketahui bahwa dalam beberapa tahun ke belakang, mencuat pemberitaan bahwa FIFA melarang pemerintah yang berada di bidang olahraga untuk mengintervensi langsung induk olahraga sepakbola nasionalnya (di Indonesia; PSSI).
Menyikapi hal tersebut, Erick Thohir dalam sebuah kesempatan wawancara mengungkapkan, bahwa FIFA yang menentukan akan seperti apa posisinya di PSSI.
“Nanti kan itu ada prosesnya di FIFA. Ya FIFA sebagai badan olahraga tertinggi di dunia nanti mereka yang akan (red-menentukan),” kata Erick sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Mengenai nasibnya sebagai Ketum PSSI saat ini seiring dengan jabatannya sebagai Menpora RI, Erick lagi-lagi menunggu keputusan FIFA menyikapi hal ini.
“Saya nggak tahu. Nanti biar FIFA yang bersurat,” katanya.
Ketika ditanya apakah ada itikad mundur dari Ketum PSSI pun, Erick menjawab. “Semua aturan dari FIFA,” ucapnya.
Lantas, apakah PSSI akan punya Ketum baru? Atau FIFA tetap ingin Erick Thohir memimpin PSSI?

