JAKARTA – Raungan mesin jet balap, siluet gemerlap kota, dan aroma kemewahan yang memenuhi udara. Fenomena ini kembali menyelimuti Marina Bay Sands (MBS) pada 29 September hingga 5 Oktober, saat F1 Singapore Night Race 2025 mengubah kawasan ini menjadi panggung kemewahan, kecepatan, dan intrik sosial yang tak tertandingi.
Namun, di balik keramaian sirkuit, tersembunyi sebuah gerbang ke pengalaman yang jauh lebih eksklusif dunia rahasia Scuderia Ferrari HP. Bagi mereka yang mendambakan sensasi balap bukan sekadar dari tribun, MBS menawarkan sebuah tiket emas.
Bekerja sama dengan Scuderia Ferrari HP, resor terpadu ini membuka pintu bagi para elite untuk merasakan denyut nadi F1 dari dalam. Paket hospitality ultra-premium yang ditawarkan bukan sekadar akomodasi, melainkan sebuah kurasi pengalaman yang mendalam.
Para tamu diundang untuk menghabiskan empat malam di Paiza Signature Suite, sebuah retret mewah yang menjanjikan ketenangan di tengah hiruk pikuk kota. Dari sini, mereka akan dibawa langsung ke jantung sirkuit, yaitu Marina Bay Sands Sky Suite. Selama tiga hari, pemandangan lintasan yang mendebarkan dan bincang-bincang santai di ruangan privat Scuderia Ferrari HP menjadi bagian dari rutinitas.
Namun, yang paling istimewa adalah akses ke momen-momen yang tak terbayangkan. Acara MARQUEE Singapore dan LAVO Party Brunch bertema F1 menjadi panggung untuk perayaan pasca-balapan yang meriah. Di sini, para pembalap, selebritas, dan petinggi industri berbaur dalam sebuah perayaan yang berlangsung hingga menjelang fajar.
Puncaknya terjadi pada 2 Oktober, sebuah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para superfans. Di balik pintu tertutup AVENUE Singapore, para tamu akan memiliki kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan legenda F1, Lewis Hamilton, dan bintang-bintang Scuderia Ferrari HP lainnya, seperti Charles Leclerc dan pembalap cadangan Zhou Guanyu.
Sebuah meet-and-greet eksklusif yang mengukuhkan posisi F1 bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai sebuah budaya yang menghubungkan para pemuja kecepatan dengan idola mereka.
Marina Bay Sands berhasil mengubah F1 Singapore Night Race menjadi sebuah ritual tahunan yang memadukan kecepatan, kemewahan, dan koneksi personal, membuktikan bahwa sensasi balap yang paling nyata tidak selalu terlihat dari bangku penonton.

