JAKARTA – Bencana banjir merendam pemukiman warga yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kejadian dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa hari sebelumnya.
“Debit air sungai meluap hingga masuk ke Desa Bakan di Kecamatan Lolayan. Sebanyak 192 jiwa terdampak dan 47 unit rumah warga terendam banjir,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (14/8).
Dari kaji cepat sementara, Abdul memastikan bahwa kondisi air sudah surut, Pengerahan alat berat kini sedang dilakukan untuk membersihkan material lumpur yang terbawa saat banjir serta normalisasi aliran sungai.
“Semua jenis kendaraan sudah bisa melewati jalan penghubung Desa Bakan hingga Desa Matali Baru, namun warga diimbau perlu hati-hati karena jalan masih licin,” ujarnya.
Menyikapi bencana ini, Abdul mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai diminta selalu memantau ketinggian air secara berkala.
“Jika terjadi hujan berintensitas tinggi dalam durasi lama, warga disarankan melakukan evakuasi mandiri, mengetahui jalur evakuasi, dan memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi,” imbaunya.

