Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Viral! Warga Diminta Mengungsi Gara-gara Sound Horeg di Karnaval Malang

0 Shares

SURABAYA – Fenomena sound horeg kembali jadi sorotan publik, kali ini karena surat edaran dari Pemerintah Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang mengimbau warganya untuk sementara menjauh dari rumah saat acara karnaval berlangsung.

Imbauan tersebut viral di media sosial setelah isinya yang tak biasa menarik perhatian, yakni warga yang memiliki bayi, lansia, atau anggota keluarga yang sedang sakit disarankan mengungsi sementara karena kekhawatiran atas kerasnya suara sound system yang digunakan selama acara.

- Advertisement -

Surat yang ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Donowarih, Sujoko, itu diterbitkan dalam rangka perayaan Bersih Dusun Karangjuwet yang akan diisi dengan Karnaval Pesta Rakyat Karangjuwet Vol. 5.

Acara dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 Juli 2025, sejak pukul 16.30 WIB hingga selesai, dan digelar sepanjang Jalan Raya Karangjuwet, dari Masjid Jami Al Hidayah hingga rest area Karangploso.

- Advertisement -

Dalam surat tersebut, pemerintah desa menyebut bahwa imbauan ini bertujuan menghindari kejadian yang tidak diinginkan akibat paparan suara keras. Seperti diketahui, sound horeg memang kerap menuai pro dan kontra karena dampak suaranya yang bisa sangat mengganggu.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa Donowarih, Ary Widy Hartono, membenarkan isi surat tersebut. Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk antisipasi agar kegiatan karnaval berjalan kondusif tanpa gesekan antarwarga.

“Betul, surat imbauan itu kami keluarkan agar tidak terjadi kegaduhan seperti yang sempat terjadi di beberapa wilayah sebelumnya,” ujar Ary seperti dikutip oleh Holopis.com.

Ary menjelaskan, karnaval akan menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari mobil hias, tarian dari berbagai suku, hingga peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Ia tidak menampik bahwa seluruh penampilan akan diiringi oleh sound horeg yang kini tengah digemari masyarakat sebagai bagian dari hiburan jalanan.

“Memang sekarang sound horeg sedang booming. Setiap kontingen biasanya membawa sistem suara masing-masing untuk mengiringi penampilan mereka,” ujarnya.

Langkah Pemdes Donowarih ini mendapat respons beragam dari publik. Ada yang mengapresiasi bentuk perhatian terhadap kelompok rentan, tapi tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai bukti bahwa penggunaan sound horeg sudah melampaui batas kewajaran.

Meski begitu, pemerintah desa menegaskan bahwa tujuan utama imbauan ini adalah menciptakan ruang aman dan nyaman bagi seluruh warga selama acara berlangsung. Harapannya, pesta rakyat tetap bisa dinikmati bersama tanpa mengorbankan ketenangan pihak lain.

Fenomena ini menunjukkan bahwa di balik semarak hiburan rakyat, tetap dibutuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kenyamanan dan menghormati kebutuhan semua kalangan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru