Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Rusia Sebut Pihaknya Terbuka untuk Berunding dengan Ukraina, Tapi….

0 Shares

JAKARTARusia siap bergerak cepat untuk mencapai penyelesaian dengan Ukraina, tetapi tujuan utama Rusia adalah mencapai tujuannya sendiri. Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Minggu 20 Juli 2025 kemarin.

Dmitry menyampaikan bahwa tujuan utama Rusia tersebut sebenarnya sudah berkali-kali disampaikan oleh Vladimir Putin dalam beberapa kesempatan.

- Advertisement -

“Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali menyatakan keinginannya untuk membawa penyelesaian terkait Ukraina ke konklusi damai sesegera mungkin,” kata Peskov, dikutip Holopis.com, Senin (21/7/2025).

Namun ia mengakui bahwa ini adalah proses yang panjang, dan membutuhkan upaya yang tidak mudah.

- Advertisement -

“Kepada stasiun televisi pemerintah dalam sebuah wawancara. Ini proses yang panjang, membutuhkan upaya, dan tidak mudah,” ujarnya.

“Tujuan kami jelas, nyata, dan tidak berubah,” lanjut Dmitry.

Sementara itu, sejumlah pejabat Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa setiap kesepakatan damai bergantung pada penarikan pasukan Ukraina dari empat wilayah, penghentian upayanya terkait NATO, dan penghentian pengerahan pasukan NATO.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu 19 Juli 2025 mengatakan bahwa para pejabatnya mengusulkan untuk mengadakan putaran baru perundingan damai dengan Moskow pekan ini. “Apa pun harus dilakukan untuk mencapai gencatan senjata,” katanya dalam sebuah pidato di Ukraina.

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ruang Oval pada 14 Juli, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa AS akan mengirim senjata ke Ukraina melalui NATO, dan mengancam akan memberlakukan tarif yang sangat tinggi kepada Rusia jika kesepakatan gencatan senjata tidak tercapai dalam 50 hari.

Rusia kemudian menolak ultimatum yang dilontarkan oleh Trump dan menganggap ancaman itu tidak dapat diterima.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru