Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026

Hamas Akui Sudah Punya Jawaban dari Proposal Gencatan Senjata yang Diberikan

0 Shares

JAKARTAHamas dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat (4/7) mengatakan bahwa, pihaknya akan menyampaikan keputusan akhir atas proposal gencatan senjata Gaza kepada para mediator setelah konsultasi selesai.

Sejalan dengan keinginan Hamas untuk mengakhiri agresi Israel terhadap warga Gaza, mereka mengaku mengedepankan keperluan masyarakat Gaza serta melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum memberikan jawaban apapun

- Advertisement -

“Memastikan masuknya bantuan secara bebas, mereka melakukan konsultasi dengan para pemimpin pasukan dan faksi-faksi Palestina mengenai tawaran yang diterima dari para mediator,” kata Hamas, dikutip Holopis.com, Jum’at (4/7).

Hamas dan Israel telah mengadakan sejumlah putaran perundingan tidak langsung dalam beberapa bulan terakhir, namun belum ada kesepakatan gencatan senjata akhir yang tercapai. Dalam perundingan sebelumnya, Hamas menuntut diakhirinya perang secara menyeluruh, sementara Israel bersikeras pada gencatan senjata sementara.

- Advertisement -

Sementara itu sejauh ini Israel masih melanjutkan operasi militernya di daerah kantong tersebut. Setidaknya 6.572 warga Palestina tewas dan 23.132 lainnya luka-luka sejak Israel melanjutkan serangan intensifnya, menjadikan total korban tewas sejak Oktober 2023 menjadi 57.130 orang dan 135.173 lainnya luka-luka, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza pada Kamis (3/7).

Donald Trump Klaim Sudah Ada Kesepakatan dari Israel Soal Gencatan Senjata

Sebagai tambahan informasi, sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya sudah mengklaim bahwa Israel sudah menyepakati persyaratan untuk gencatan senjata selama 60 hari. Trump mengklaim nantinya mereka akan kerja sama dengan semua pihak demi mengakhiri perang yang sesuai dengan keinginan mereka.

“Israel telah menyepakati persyaratan yang diperlukan untuk memfinalisasi gencatan senjata 60 hari. Selama periode tersebut, kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk mengakhiri perang,” kata Trump.

Sekedar mengingatkan kembali, gempuran Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah serangan yang dipimpin oleh Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menculik sekitar 250 lainnya.

Sejak saat itu, serangan udara dan darat Israel telah menewaskan sedikitnya 57.012 warga Palestina di Gaza, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza, serta menyebabkan kehancuran dan kelaparan yang meluas di seluruh daerah kantong tersebut.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru