JAKARTA – Chairil JM yang paling dikenal lewat sinetron Angling Dharma meninggal dunia pada hari ini, Kamis (5/6). Chairil JM adalah salah satu aktor senior yang telah membintangi berbagai film televisi populer di Indonesia sejak era 1980-an.
Kiprahnya yang panjang di dunia seni peran menjadikannya sosok yang dikenal luas oleh masyarakat, terutama melalui perannya dalam serial dan FTV bertema drama dan legenda.
Biodata
- Nama lengkap: Chairil J.M.
- Tanggal lahir: 11 Maret 1963
- Tempat lahir: Jambi, Indonesia
- Tanggal wafat: 5 Juni 2025
- Usia saat wafat: 62 tahun
- Pekerjaan: Pemeran
- Tahun aktif: 1984—2025
- Pasangan: Ika Kartika (menikah tahun 1993)
- Anak: 2
Kehidupan Pribadi Chairil JM
Chairil JM lahir di Jambi pada 11 Maret 1963. Ia mengawali kariernya di dunia hiburan Indonesia pada tahun 1984 dan sejak saat itu mulai aktif berperan dalam berbagai film dan tayangan televisi. Namanya semakin dikenal publik berkat peran-peran yang ia mainkan dalam genre drama keluarga, romantika, hingga kisah legenda Indonesia.
Sebagai pribadi, Chairil dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan berdedikasi tinggi terhadap profesi yang digelutinya selama lebih dari tiga dekade. Ia juga membangun rumah tangga bersama Ika Kartika sejak tahun 1993 dan dikaruniai dua orang anak.
Perjalanan Karier
Chairil J.M. telah membintangi banyak film televisi yang sangat populer di masanya. Beberapa judul FTV yang sempat melambungkan namanya antara lain:
- Petualangan Cinta Nyi Blorong
- Cincin Malapetaka
- Diantara 3 Cinta
- Karmila
- Anisa
- Dua Hati 1 Cinta
- Jangan Pisahkan Kami
- Jangan Biarkan Aku Pergi
- Jangan Ambil Nyawaku
- Melodi Cinta
- Prahara Cinta
- Salah Asuhan
- Dendam & Cinta
- Sebatas Impian
- Jangan Pisahkan Aku
- Takdir Cinta
- Derita Ibu Tiri
- Aku Bukan Anak Tiri
- dll
Selain aktif di FTV, Chairil juga dikenal lewat penampilannya dalam serial Angling Dharma dan sempat meraih penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik di Festival Film Indonesia tahun 1998 melalui film Tutur Tinular.
Meninggal Dunia Setelah Idap Stroke
Chairil JM meninggal dunia pada 5 Juni 2025 setelah 11 tahun berjuang melawan penyakit stroke. Menurut penjelasan sang istri, Ika Kartika, kondisi Chairil sempat memburuk beberapa bulan sebelum wafat. Selain stroke, ia juga mengalami komplikasi lain seperti kista di ginjal, hepatitis C, dan ambeien parah yang sempat menyebabkan pendarahan.
Pada detik-detik terakhirnya, Chairil mengalami pecah lambung yang menyebabkan saturasi tubuhnya menurun drastis dan tidak bisa tertolong.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para penggemar dan insan perfilman Indonesia yang mengenal kerja keras dan dedikasinya.

