JAKARTA – Sobat Holopis pernah tidak tiba-tiba merasa kulit gatal-gatal ketika mulai tidur. Tiba-tiba ketika tubuh mulai rileks, sebagian orang justru terganggu oleh sensasi gatal yang muncul di kulit. Bahkan, rasa gatal ini sering kali terasa lebih menyiksa menjelang tidur, membuat Sobat Holopis sulit terlelap.
Fenomena ini sebenarnya bukan hal yang aneh. Bahkan ada penjelasan ilmiah di baliknya yang perlu diketahui agar bisa diatasi dengan tepat.
Ini dia beberapa alasan kulit tiba-tiba gatal sebelum tidur, Sobat Holopis jangan langsung ke mode panik dulu ya.
Ritme Malam Hari dan Perubahan Kondisi Kulit
Saat malam tiba, tubuh mengalami penyesuaian fisiologis yang dipengaruhi oleh ritme sirkadian. Salah satunya adalah penurunan suhu tubuh dan peningkatan pelepasan histamin alami. Histamin inilah yang bisa memicu rasa gatal, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif atau mengalami gangguan kulit seperti eksim dan psoriasis.
Selain itu, pada malam hari kadar kortisol dalam tubuh menurun. Kortisol adalah hormon yang memiliki efek antiinflamasi alami. Ketika kadarnya turun, peradangan kulit yang sebelumnya terkontrol bisa muncul kembali, menyebabkan rasa tidak nyaman pada permukaan kulit.
Udara Kering dan Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu
Faktor lain yang sering diabaikan adalah kualitas udara di kamar tidur. AC yang menyala semalaman atau ventilasi yang kurang baik bisa membuat kelembapan udara turun drastis. Ini menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami dan terasa kering, pecah-pecah, bahkan gatal.
Tak jarang, kebiasaan mandi air panas di malam hari juga jadi pemicu. Air panas dapat mengikis lapisan minyak pelindung kulit, membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi. Ditambah dengan penggunaan sabun berbahan keras, kulit bisa semakin teriritasi bahkan sebelum menyentuh bantal.
Cara Meringankan dan Mencegahnya
Untuk meredakan gatal di malam hari, Sobat Holopis bisa mencoba mandi air hangat sebentar, menggunakan pelembap berbahan lembut tanpa pewangi, serta menjaga kelembapan kamar dengan humidifier. Pastikan juga bahan pakaian tidur dan sprei tidak mengandung bahan sintetis yang bisa memicu iritasi tambahan.
Namun, jika gatal disertai kemerahan hebat atau tak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit. Bisa jadi ada kondisi kulit tersembunyi yang memerlukan penanganan medis khusus.
Jaga terus kesehatan ya, Sobat Holopis!

