JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir yang terjadi sejak Selasa (27/5) itu berlangsung setelah hujan dengan intensitas yang tinggi.
“Hujan di Kecamatan Sepaku mengakibatkan daerah aliran sungai meluap dan menggenangi rumah warga yang berada pada area rendah dan sekitar bantaran sungai,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (29/5).
Bencana banjir pun merendam rumah warga dengan ketinggian yang cukup bervariasi di beberapa titiknya.
“Tinggi muka air berkisar 30-40 cm,” imbuhnya.
Abdul menjelaskan bahwa satu lokasi terdampak membuat setidaknya 25 Kepala Keluarga (KK)/70 jiwa, serta 25 unit rumah terdampak akibat kejadian bencana ini.
Kondisi terkini di wilayah terdampak, Abdul memastikan bahwa bencana banjir sudah mulai berangsur surut.
Abdul kemudian mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan membersihkan saluran drainase secara berkala, memelihara kebersihan daerah aliran sungai, membuat tanggul atau tempat penampungan air sementara.
“Masyarakat juga bisa mempersiapkan tas siaga bencana serta rencana kedaruratan mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas RT/RW, desa atau kecamatan,” imbaunya.

