JAKARTA – Hari Raya Idulfitri bukan cuma soal makan ketupat dan opor ayam, tapi juga momen spesial buat mempererat hubungan dengan keluarga, teman, dan tetangga. Tradisi silaturahmi dan halal bihalal jadi ajang buat saling memaafkan, ngobrol asyik, dan tentu aja foto-foto biar feeds Instagram makin kece.
Nah, biar momen Lebaran makin berkesan dan gak awkward, yuk simak tata cara dan adab dalam bersilaturahmi serta halal bihalal yang wajib kamu tahu!
1. Niatkan dengan Hati yang Tulus
Sebelum jalan-jalan ke rumah saudara atau tetangga, pastikan niat kita bener dulu, ya! Jangan cuma karena ikut-ikutan atau takut dicap sombong, tapi niatkan untuk menyambung silaturahmi dan meminta atau memberi maaf dengan tulus. Percaya deh, vibes-nya bakal beda. Kadang ada haru-harunya, ada sedih-sedihnya namun pasti tetep melegakan di hati.
Karena ingatlah, saling memaafkan itu penting banget sekalipun nggak selalu di momentum lebaran. Sebab, dalam ajaran agama Islam, haqqul adami (hak kepada sesama manusia) itu akan ditagih sampai akhirat jika di dunia tidak diselesaikan. So, segeralah meminta maaf dan saling memaafkan ya guys.
2. Berpakaian yang Sopan dan Rapi
Silaturahmi ke rumah orang lain itu sama aja kayak datang ke acara penting. Jadi, pakailah pakaian yang sopan, bersih, dan nyaman. Buat cewek, gak perlu berlebihan kayak mau kondangan, cukup pakai gamis atau tunik yang adem. Buat cowok, kemeja koko atau baju batik udah cukup kece. Yang penting, tetap santun dan enak dipandang.
Jangan pakai kaos yang bergambar band favorit seperti Peterpan, Dadali dan sebagainya. Bukan tidak boleh, tapi kurang pas tempat dan waktunya. Ah, pakai wewangian juga penting banget biar suasana silaturrahmi dan saling memaafkan tidak terganggu dengan aroma ketekmu yang kurang sedap.
3. Ucapkan Salam dan Senyum Itu Wajib
Saat masuk ke rumah orang lain, jangan lupa ucapkan “Assalamu’alaikum” dengan senyum yang tulus. Selain bikin suasana lebih akrab, salam juga doa kebaikan buat diri kita dan tuan rumah. Ingat, first impression itu penting!
Yang penting jangan geratakan apalagi asal nyelonong sekalipun itu rumah nenekmu ya guys. Adab ketimuran harus dijaga dengan baik, sebab itu juga tanda jati dirimu sebagai warga negara Indonesia yang sesungguhnya.
4. Jangan Lupa Ucapkan Maaf
Lebaran itu identik dengan saling memaafkan. Jadi, jangan cuma sibuk makan kue nastar aja, tapi ucapkan “Mohon maaf lahir dan batin” dengan sungguh-sungguh. Gak perlu formal, cukup sampaikan dengan cara yang santai tapi tetap bermakna. Utamakan ketulusan, sebab permintaan maaf yang tulus akan diterima dengan baik oleh orang lain, percaya deh.
5. Jangan Kebanyakan Main HP
Sering banget nih kejadian: datang silaturahmi, tapi malah sibuk scroll TikTok atau balas chat di grup. No beibeh!, saat halal bihalal, usahakan fokus ngobrol sama yang ada di depan mata. Tunjukkan kalau kita benar-benar menghargai mereka. Kamu bisa banget cerita yang seru-seru, misal ngebahas masa kecil atau masa lalu yang lucu sehingga suasana silaturrahmi semakin akrab dan menyenangkan.
Usahakan jangan terlalu membahas pencapaianmu yang tidak penting. Kadang kisah baikmu tidak selamanya baik untuk orang lain. Sampaikan ketika ditanya saja, dan jangan berlebihan.
Jika kamu ingin main HP, sebisa mungkin lakukan untuk hal-hal yang penting saja. Misalnya cukup ambil foto atau video secukupnya, jangan sampai jadi ‘budak konten’. Jika tidak ada hal yang penting-penting amat, simpan HP dalam kantong atau di dalam tas biar suasana silaturrahmi kamu tidak terdistrek dengan notifikasi joget-joget Velocity di Tiktok.
6. Makan Secukupnya, Jangan Kalap!
Lebaran identik dengan makanan lezat, dari ketupat, opor, rendang, sampai kue-kue yang menggoda. Tapi ingat, jangan sampai tamak! Ambil secukupnya, habiskan yang diambil, dan jangan malu menolak kalau memang sudah kenyang.
Contoh cara nolak yang sopan: “Terima kasih, Bu. Makanannya enak banget, tapi saya udah kenyang. Nanti saya coba lagi kalau mampir ke sini lagi ya.” Walaupun itu terkesan basa-basi, tapi ucapan semacam itu jauh lebih baik untuk menjaga pride-mu kok.
7. Jangan Nyinyir atau Tanya Hal Pribadi
Halal bihalal bukan momen buat kepo urusan orang lain. Jangan sampai ada yang sakit hati gara-gara pertanyaan kita. Hindari pertanyaan sensitif seperti:
? “Kapan nikah?”
? “Gajinya sekarang berapa?”
? “Kok belum punya anak?”
? “Udah lulus belum?”
Kalau kehabisan topik, bisa bahas yang ringan aja, misalnya soal makanan, rencana liburan, atau kenangan masa kecil. Atau kalau tidak, cobalah tanya soal pengalaman kerja, mana tahu kamu bisa termotifasi atau punya inside tambahan.
8. Bantu Tuan Rumah Kalau Dibutuhkan
Kalau lihat tuan rumah repot menyajikan makanan atau merapikan piring, gak ada salahnya tawarkan bantuan. Hal kecil seperti ini bisa bikin hubungan makin akrab dan dihargai banget loh. Jangan mentang-mentang ada slogan “Tamu Adalah Raja”, jadi kamu seenaknya sendiri di rumah orang. Menjaga adab juga penting banget dong.
9. Jangan Berlama-lama Kalau Sudah Gak Nyaman
Silaturahmi itu harus menyenangkan. Kalau udah mulai awkward, habis bahan obrolan, atau kelihatan tuan rumah mulai sibuk, sebaiknya pamit dengan cara yang sopan. Contoh cara pamit yang santun: “Terima kasih banyak ya, sudah diterima dengan baik. Mohon maaf lahir batin, semoga kita bisa ketemu lagi di lain waktu.”
10. Tetap Jaga Kebersihan & Adab Saat Bertamu
Biar halal bihalal tetap nyaman dan menyenangkan, jangan lupa buat menjaga kebersihan dan adab, seperti: membuang sampah pada tempatnya, jangan duduk sembarangan, apalagi selonjoran, selalu hargai aturan rumah tuan rumah sekalipun aturan itu tak tertulis ya. Jangan terlalu berisik kalau ada yang istirahat.
Nah, demikianlah 10 tips saran bersilaturrahmi yang baik dan sopan. Silaturahmi dan halal bihalal di Hari Raya Idulfitri bukan sekadar tradisi, tapi juga cara buat mempererat hubungan, melunturkan ego, dan memperbanyak keberkahan. Jadi, pastikan kita melakukannya dengan sopan, santun, dan penuh ketulusan.
Buat kalian yang mau silaturahmi, ingat 3 hal utama: jaga adab, hindari pertanyaan sensitif, dan jangan kebanyakan main HP!** ?❌
Selamat Idulfitri! Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. ?✨

