JAKARTA – Jagat media sosial dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan seorang anggota DPR RI menerima amplop kuning saat rapat dengan mitra kerja.
Dalam video tersebut, terlihat anggota Dewan menandatangani sebuah dokumen sebelum menerima amplop yang kemudian diletakkan di bawah meja.
Anggota DPR yang menjadi sorotan adalah Herman Khaeron, anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Komisi ini bermitra dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi.
Namun, Herman dengan tegas membantah tuduhan bahwa amplop tersebut terkait dengan rapat yang sedang berlangsung. Ia juga meminta agar hal ini dikonfirmasi langsung kepada Sekretariat Komisi VI DPR.
“Itu SPJ perjalanan dinas saya yang belum diambil. Silakan klarifikasi ke Setkom,” ujar Herman.
Herman menyebut narasi yang beredar di media sosial sebagai fitnah keji, dan ia juga mengancam akan melaporkan pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut ke polisi.
“Fitnah keji, dan layak dilaporkan ke polisi,” tandasnya.
Video ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama karena momen tersebut terjadi saat Komisi VI sedang rapat dengan Pertamina.

