JAKARTA – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, sudah resmi ditahan olah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Penahanan tersebut dilakukan, setelah Hasto ditetapkan sebagai tersangka alam kasus korupsi dan perintangan penyidikan Harun Masiku.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan di gedung KPK, Rabu (26/2). Hasto mengungkapkan kondisinya selama berada di dalam tahanan. Ia mengaku dalam kondisi yang baik, dan diterima oleh tahanan lainnya.
“Ketika saya dikenakan isolasi, banyak yang memberikan bantuan berupa kopi dan teh. Saya juga menggelorakan semangat juang tentang Satya Eva Jayate bahwa kebenaran akan menang,” ungkapnya seperti dikutip Holopis.com.
Selain itu, Hasto juga mengatakan mengalami perubahan dalam hidupnya yang menjadi tertib. Dia menjelaskan, selama menjadi tahanan jadi rajin olahraga setiap pagi.
“Saya ajarkan untuk berolahraga bersama sambil menyanyikan lagu-lagu wajib, seperti Maju Tak Gentar, Pancasila, dan Garuda Pancasila. Semua lagu-lagu wajib kami nyanyikan secara bersama-sama,” ceritanya.
“Republik Indonesia ini dibangun dengan cita-cita memperjuangkan keadilan yang sejati berdasarkan Pancasila. Kita semua adalah makhluk ciptaan Tuhan,” sambungnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengklaim bahwa dirinya masih siap berkorban dengan kondisinya yang resmi dijebloskan ke rutan KPK karena kasus penyuapan dan perintangan.
Dengan bangganya Hasto mengaku tidak merasa malu jika pada hari ini harus digelandang dengan tangan terborgol untuk masuk ke penjara.
“Sebagai Sekjen PDIP, saya dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apapun bagi Indonesia Raya kita,” ucap Hasto sesaat sebelum dipenjara pada Kamis (20/2).
Hasto yang terus menerus menyebut siap berkorban demi Indonesia bahkan mengaku tidak menyesal jika dirinya harus dipenjara karena kasus suap.
“Karena Indonesia dibangn dengan pengorbanan jiwa dan raga. Kita adalah negeri pejuang sehingga saya tidak pernah menyesal,” tukasnya.

