Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Relawan Ganjar-Mahfud Geber-geber Motor Berujung Bogem Mentah Anggota TNI

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Richard Harison menyampaikan, bahwa memang benar ada aksi pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah prajuritnya terhadap warga yang melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, Jawa Tengah, tepatnya di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh.

“Peristiwa tersebut terjadi secara spontanitas, karena adanya kesalahpahaman di antara kedua belah pihak,” kata Richard dalam keterangannya, Sabtu (30/12) seperti dikutip Holopis.com.

- Advertisement -

Dalam penjelasannya, pria pengendara motor itu diketahui menggeber-geber sepeda motornya yang mengenakan knalpot brong. Sejumlah kawanan itu menggeber-geber sepeda motornya sampai mengganggu suasana publik.

Sejumlah anggota TNI yang sedang bermain bola voli di dalam markas keluar untuk menegur para pengguna sepeda motor tersebut. Sejumlah pemotor sudah melintas, namun muncul kawanan lain dari belakang hingga dapat dihentikan anggota.

- Advertisement -

Sontak, anggota yang merasa terusik itu pun melayangkan bogem mentan ke arah pengendara motor yang dinilai mereka arogan itu.

“Melintas lagi dua orang pengendara sepeda motor (knalpot brong) yang sedang memain-mainkan gas sepeda motornya, lalu dihentikan dan ditegur oleh anggota selanjutnya terjadi cekcok mulut hingga berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota,” ujarnya.

Situasi itu makin riuh setelah disebut-sebut, para pengguna sepeda motor berknalpot brong itu adalah para relawan dan simpatisan Ganjar Pranowo – Mahfud MD.

Dalam kasus ini, Kolonel Inf Richard menyatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa para anggota TNI yang terlibat di dalam aksi pemukulan terhadap pemuda berknalpot brong itu.

“Siapa pun nanti oknum anggota yang terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan tersebut, tentu akan diambil langkah dan tindakan sesuai prosedur hukum secara profesional dan proporsional,” tegasnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa kejadian tersebut rekam kamera CCTV dari arah bangunan yang ada di seberang markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh. Terlihat dari timestamp CCTV tersebut, tercatat kejadian berlangsung pada hari Sabtu (30/12) pukul 11.19 WIB.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru