JAKARTA, HOLOPIS.COM – Meghan Markle diisukan akan mencalonkan diri menjadi Presiden Amerika Serikat. Dilansir Dailymail, seorang sumber dari Partai Buruh di Inggris mengungkap jika Meghan telah membuat koneksi di kalangan anggota senior Partai Demokrat.
Meski demikian belum ada konfirmasi resmi mengenai isu ini. Saat memutuskan menikah dengan Pangeran Harry, Duchess of Sussex itu memang tidak melepas kewarganegaraan sebagai penduduk Amerika.
Sebelumnya seorang komentator Beverly Truner mengatakan, setelah keluar dari istana Inggris, Meghan punya keinginan masuk ke Gedung Putih.
“Dia akan mencalonkan diri jadi Presiden, aku tidak ragu untuk itu. Aku tidak ragu, aku pikir itu semua adalah bagian dari rencananya. Itu mungkin tidak dalam waktu dekat tapi itu akan terjadi,” ungkapnya di sebuah program di stasiun Channel 5.
Menanggapi isu ini, para pakar konstitusi AS mengatakan, jika Meghan ingin masuk dunia politik, ia harus melepas gelarnya. Ketika ditanyakan kepada pihak Istana Buckingham, pihak mereka menolak berkomentar karena Pangeran Harry bukanlah anggota Keluarga Kerajaan.
Sumber lain menyebutkan jika Meghan berencana untuk mencalonkan diri pada Pilpres AS 2024 dan menang, maka ia adalah Presiden Wanita Pertama di AS dan Presiden Kedua yang berprofesi sebagai selebritis Hollywood setelah Ronald Reagan.
Teman-teman Meghan yang lain juga seolah mendukung spekulasi ini dengan mengatakan perjalanan hidupnya wanita 39 tahun itu mewakili ‘American dream’.
Seperti diketahui, baru-baru ini Meghan menjadi topik dunia usai mengungkapkan isu rasis yang dialaminya kepada Oprah Winfrey. Kontroversialnya isu ini disebut-sebut sengaja digunakan Meghan untuk masuk dunia politik.
Follow channel WhatsApp Holopis.com
Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber dengan link Holopis.com.
Temukan kami di Google News, dan jangan lupa klik logo bintang untuk dapatkan update berita terbaru. Silakan follow juga WhatsApp Channnel untuk dapatkan 10 berita pilihan setiap hari dari tim redaksi.