MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Sandiaga Resmi Jadi Kader PPP, Mardiono : Kita Harus Kasih Tugas Berat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sandiaga Uno akhirnya secara resmi menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Hal tersebut ditandai dengan pemberian Kartu Tanda Anggota (KTA) serta pemakaian jaket berwarna hijau berlogo PPP di depan para kader partai berlambang Ka’bah tersebut.

- Advertisement -

Sumringah dari muka Menparekraf itu pun terpampang dengan jelas dari gurat wajahnya saat prosesi berlangsung.

Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono mengatakan, dengan bergabungnya Sandi ke PPP, maka yang bersangkutan akan diberikan tugas berat untuk kepentingan partai berlambang kakbah itu.

- Advertisement -

“Minggu ini akan menggelar rapimnas, dan di dalam rapimnas itu di samping persiapan pemilu yang mulai dengan tahapan-tahapannya. Tapi juga akan membahas bergabungnya Pak Sandi jadi keluarga besar PPP,” kata Mardiono dalam sambutannya seperti dikutip Holopis.com, Rabu (14/6).

“Ini harus kita beri tugas berat,” sambungnya.

Sandiaga baru akan mendapatkan jabatan strategis di pelaksanaan Rapimnas pada pekan ini. Bahkan, Sandiaga dikabarkan akan diajukan sebagai Cawapres dari PPP untuk diajukan kepada PDI Perjuangan mendampingi Ganjar Pranowo.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Sandiaga Uno hanya ingin mencari tiket menjadi Cawapres di Pilpres 2024 mendatang. Ini yang menjadi alasan utama mengapa suami Nur Asia tersebut memilih hengkang dari Partai Gerindra.

Baca juga : Barcelona Kenapa sih?

Dalam keterangannya pada hari Rabu (26/4) lalu, ia mengklaim bahwa banyak masyarakat yang menginginkan dirinya menjadi cawapres demi memperjuangkan kepentingan mereka.

“Ini merupakan hasil masukan dari masyarakat, kelompok anak muda, emak-emak, para pelaku UMKM yang ingin memperjuangkan ekonomi menjadi lebih baik, memperjuangkan Indonesia dalam percepatan pembangunan,” kata Sandiaga.

Sementara, tiket untuk menjadi Cawapres melalui Partai Gerindra dinilai sudah sangat sulit. Apalagi saat itu, Gerindra memang masih melakukan penjajakan koalisi sehingga rasanya sulit untuk dirinya kembali menjajal keberuntungannya di 2024 melalui jalur partai berlambang kepala burung garuda itu.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru