HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan sebuah pesan mendalam kepada para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dia meminta kepada 32.826 orang Awardee, sapaan untuk penerima beasiswa LPDP, untuk membalas jasa atas apa yang telah diberikan negara dengan kembali ke Indonesia dan turut berkontribusi membangun dan memajukan Indonesia.

“Indonesia pasti membutuhkan anda, tidak hanya untuk kembali dan kemudian Anda meminta negara lebih banyak lagi, tapi Anda kembali untuk bisa membaktikan dan memberi lebih banyak bagi Indonesia,” ucap Menkeu dalam keterangan yang diterima Holopis.com, Rabu (5/10).

“Saya sangat berharap bagi Anda semuanya menghargai setiap rupiah atau setiap dolar atau setiap euro yang kalian terima dari LPDP. Itu tidak sekedar beasiswa tanpa adanya ikatan batin atau ikatan nasionalisme,” imbuhnya.

Sri Mulyani kemudian menjelaskan, bahwa penerima beasiswa LPDP angkatan 193-194 berjumlah 32.826 orang, Nantinya, sebanyak 67 persen di antaranya akan mengemban pendidikan di dalam negeri, sedangkan 32 persen sisanya di luar negeri.

Adapun area yang menjadi tujuan dari para Awardee yang tepilih juga sangat beragam, namun area-area tersebut merupakan area yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.

Bendahara negara itu lantas menegaskan, bahwa beasiswa LPDP itu hanya diberikan kepada putra-putri bangsa yang berprestasi dan telah melewati sistem seleksi yang tidak mudah, serta memiliki iklim kompetisi yang sehat.

“Tentu seharusnya kita memiliki sistem untuk memberikan Awards secara kompetitif, adil, transparan, bagi mereka yang berprestasi atau membuktikan bisa menyumbangkan lebih banyak bagi negara,” terang Menkeu.

Namun, untuk menjadikan Indonesia sebuah negara maju, rakyat Indonesia terutama generasi mudanya harus memiliki mental seorang pemenang, yaitu mental yang berkarakter kuat dan selalu mengupayakan solusi terbaik, serta pantang menyerah, namun tidak sombong.

“Kalian semuanya termasuk elit yang mendapatkan kesempatan belajar pada level yang tertinggi. Harus bisa memahami dan ikut bangga tapi tidak ikut sombong dan jumawa,” ungkap Menkeu.

Hal itu disebabkan saat ini di dunia termasuk Indonesia sedang menghadapi banyak sekali tantangan, mulai dari pandemi covid-19 dalam 3 tahun terakhir, ketegangan geopolitik yang mengakibatkan krisis dari sisi pangan, energi, dan keuangan, serta tantangan berikutnya adalah mengenai climate change.

“Karena setiap generasi pasti ada tantangannya, setiap masa ada cobaannya, setiap generasi ada pemimpinnya, setiap cobaan ada pelaku untuk menanganinya. Nah anda adalah kelompok yang nanti akan diminta oleh bangsa Indonesia untuk menjadi bagian dari solusi,” tuturnya.

Oleh karena itu, Menkeu beharap agar para Awardee dapat memanfaatkan beasiswa LPDP semaksimal mungkin dalam menimba ilmu dan mengukir prestasi baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

“Saya berharap bagi Anda semuanya para penerima Awardee LPDP angkatan 193 dan 194 jadilah generasi yang bisa memberikan prestasi terbaik dan menonjol bagi Indonesia. Setiap rupiah yang kita investasikan pada kalian ada harapan dan mimpi yang dititipkan. Itu adalah aset yang sangat berharga. Negara hadir untuk Anda, maka anda akan selalu hadir setiap negara membutuhkan anda,” pungkasnya.