HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto secara tegas menyatakan akan menindak tegas pejabat BPN yang terlibat praktik mafia tanah.

“Saudara-saudara apabila terjadi pelanggaran saya tidak segan-segan untuk segera mencopot, proses hukum, dan pecat,” tegas Hadi Tjahjanto dalam keterangan pers terkait kasus mafia tanah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/7).

Mantan Panglima TNI itu pun berharap ke depan tidak ada lagi oknum pejabat dilingkungannya yang curang dalam bekerja atau yang disebut dengan istilah ‘masuk angin’.

“Saya harapkan memang ke depan tidak ada lagi yang masuk angin,” imbuhnya.

Hadi menyadari, bahwa fungsi kontrol terhadap para jajarannya di Kementerian ATR/BPN sangat diperlukan. Untuk itu, Hadi telah menerjunkan tim internal khusus yang bertugas mengawasi para jajarannya.

Saya menyadari fungsi kontrol itu mutlak. Oleh sebab itu, Irjen Kemeterian ATR/BPN saya perintahkan untuk terus mengawal sistem dan kinerja pegawai di lingkup ATR/BPN,” ungkap Hadi.

“Saya menyadari fungsi kontrol itu mutlak. Oleh sebab itu, Irjen Kemeterian ATR/BPN saya perintahkan untuk terus mengawal sistem dan kinerja pegawai di lingkup ATR/BPN,” ungkap Hadi.

Dia berpesan kepada anak buahnya untuk bekerja sepenuh hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. dia juga meminta jajarannya untuk memberikan pelayanan secara profesional.

“Saya pesan kepada jajaran tingkatkan pelayanan, tetap semangat, tidak perlu ragu atau takut jika kita bekerja sesuai ketentuan. Layani masyarakat dengan baik dan profesional serta penuh keikhlasan, Jadikan medan tugas ini sebagai ladang ibadah kita,” tutur Hadi.

Sekaligus, Hadi juga meyakinkan akan melindungi jajarannya yang telah melakukan tugas-tugasnya secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dan yakinkan, sekali lagi, yakinkan bahwa saya juga aka tetap melindungi dan membela jajaran saya, karena itu tanggung jawab saya. Jika mereka sudah lakukan segala sesuatunya sesuai ketentuan yang berlaku” tuturnya.