HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan alias Zulhas mengakui harga minyak goreng (migor) curah di daerah Timur, seperti Papua dan Maluku masih tergolong mahal, yakni masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Memang ada beberapa tempat yang harganya di atas HET seperti Papua dan Maluku dengan harga rata-rata Rp 20 ribu per liter karena memang ada masalah logistik,” kata Zulhas di Pasar Ciracas, Selasa (5/7).
Zulhas mengatakan, penyebab masih tingginya harga minyak goreng di daerah tersebut tak lain lantaran mahalnya pengiriman logistik.
Menurutnya, masalah akan segera teratasi ketika minyak curah kemasan sederhana atau MinyaKita sudah diluncurkan, sehingga bisa memudahkan untuk pengiriman.
“Ini bukan masalah stok minyaknya, tetapi pengirimannya tidak mudah,” katanya.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, bahwa pihaknya akan meluncurkan MinyaKita pada Rabu (6/7) besok, di kantor Kemendag.
Peluncuran Minyakita ini diharapkan dapat menjaga harga minyak goreng maksimal pada HET Rp14 ribu per liter.