Kapolri Sambangi Konferensi Waligereja Indonesia, Ada Misi Apa?

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk bersilaturahmi dengan jajaran pengurus Gereja Katolik Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mempererat hubungan dengan tokoh agama dan umat Katolik di Indonesia.

Dalam kunjungan itu, Suyudi membahas pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat melalui berbagai program, salah satunya Minggu Kasih. Program tersebut diharapkan menjadi ruang komunikasi sekaligus sarana memperkuat kedekatan Polri dengan umat Katolik.

“Kami ada kegiatan yang namanya Minggu Kasih, dan kami berharap dengan kegiatan ini kita bisa lebih menguatkan kerja sama kita di lapangan,” ujar Suyudi, di Gedung KWI Jakarta Pusat, dikutip Holopis.com, Selasa (3/11).

Melalui program tersebut, Polri ingin menyampaikan pesan damai kepada umat Katolik agar dapat menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan aman, tenteram, dan nyaman.

“Kami ingin memberikan pesan damai kepada umat Katolik yang ada di Indonesia agar bisa menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, dan tentunya dengan aman, damai, tentram, dan kami Polri tentunya menjamin itu,” lanjutnya.

Suyudi juga berharap dapat menerima berbagai masukan dan informasi dari tokoh agama. Hal itu dinilai penting agar Polri dapat melakukan penanganan persoalan masyarakat secara lebih cepat dan menyeluruh.

“Sehingga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah Indonesia bisa lebih kondusif dan masyarakat juga bisa merasakan bagaimana wujud kedamaian dan juga rasa nyaman di dalam beragama, yang tentunya diatur dalam Undang-Undang Dasar ’45 Pasal 29,” katanya.

KWI Sambut Baik Ajakan Kerja Sama Polri

Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin menyambut baik kunjungan Kapolri beserta jajarannya. Ia mengajak masyarakat memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada Polri untuk bekerja bersama dalam membangun kehidupan yang aman dan damai.

“Mari masyarakat beri kepercayaan dan kesempatan kepada Polri untuk bersama-sama dengan masyarakat membangun bangsa dan negara, masyarakat yang aman,” ujar Antonius.

Menurutnya, kondisi masyarakat yang aman, tenteram, dan damai dapat mendukung perbaikan perekonomian serta kesejahteraan bersama.

“Ketika suasana aman, tentram, damai, maka kita juga mudah-mudahan ekonomi makin lama makin membaik dan makin maju,” katanya.

Antonius turut menjelaskan bahwa Gereja Katolik Indonesia memiliki 38 keuskupan serta keuskupan TNI/Polri. Seluruhnya berkomitmen untuk bekerja sama dengan Polri dalam membangun masyarakat yang aman dan damai.

Ia berharap semangat Polri bersama masyarakat dapat berjalan seiring dengan gerakan Gereja Katolik dalam membangun kesejahteraan umum.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Vhina Noviyanti
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

YANG BARU